'
BELAJAR KEPADA Para Penjajah yang mengalami kegagalan dalam mempertahankan kekuasaan yang sudah ratusann tahu mereka sudah megenggam kekuasaan di Indonesia Tetapi tiba tiba kekuasaan tak mampu mereka pertahankan karena munculnya sekelompok manusia yang sama sekali tidak masuk perhitunhan. Mereka miskin Mereka umumnya adalah orang orang kebanyakan buta hurup seperti umumnya masyarakat pada saat itu, Bedanya mereka pandai mengaji Al Quran. Dan sangat patuh kepada para ulama yang mengajari masyarakat mengaji Quran.
Kagagalan ini ternyata hanya disebabn karena ada kelompok tertentu yang berhasil dipengarihi oleh Kelpmpo Islam yang modalnya Cuma Ceramah dan Ngajari Ngaji doang. Sehingga para penjajah terpaksa dengan tersipu malu meninggalkan Indonesia.
Tetapi ternyata Jndonesia yang baru belajar Merdekla dan Berluasa, memang sanagat minus pengalaman, sehingga kelompok penjajah setidaknya melalaui anak didik penjajah dengan memanfaatkan segala sesuatunya yang telah ditinggalkan kepada para binaan untuk melanjutkan Upaya Penjajah untuk tetap bisa menguasai Indonesia,
Pesan Penting dari mereka adalah, jangan sampai ada pemikiran Pemikiran Islam yang berkembang [ada dunia [ptik.
PIHAK PENJAJAH MEMANG TAK SUKA ISLAM
ORANG TUA saya mejadi langganan sebagai penghuni rumah tahanan milik Penjajah kesalahan selalu satu, yaitu mengajarkan Alquran beserta terjemahannya, semula memang membaca Al Quran itu dilarang bersuara lalu penjajah berbaik hati boleh bersuara tetapi dilarang untuik diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, Pihak penjajah tak main main dalam masalah ini. Orang tua saya yang sempat Nyantri di Padang lama lama tergerak hati untuk mengajarkan terjemahan bacaan Sholat dan beberapa surat pilihan, setelah lancar beberapa bulan rupanya akhitnya tercium oleh Pihak Belanda,
Pelajaran terdjemahan itu biasanya disajikan setiap Junat sore, Kamis siang belaiu sudah dijemput petugas langsung masuk penjara dan dilepas Kamis pagi. dan itu berlangsung berb Pihak penjajah lalu memperingatkan bahwa jika tak menunjukkan perubahan maka penahanan akan dilakukan sesuai ulan. aturan, artinya bisa dtahan selama berbulan
Ada pihak yang membisikkan dnelanda. n mengabjurkab untuk mengamankan diri pindah rwmpat tinggal katanya di sana sudah banyak orang orang kita dan bahasa penduduk setempat mirip dengan bahasa kita, lalu dibisikkan nama pimpinan adat setempat, nanti pimpinan adat yang akan membantu untuk memilih tempat tginggal yang aman dari kejara Benjajah. Dengan cuplikan kisah ini semoga lita bisa menangkap pemahaman sesuatu yang berarti dalam sejarah penting.
Mungkin sudah ribuan Pihak Pihak penjajah telah melakukan Pembunihan massal mereka umumnya dilakukan penjajah seperti ketika penjajah melakukan penangkapan di Komplek Pesantran, mereka melakukan penangkapan dan penguburan massal tanpa kecuali termasuk mereka yang masih hidup dan menjerit jerit biasanya hanya beberapa orang saja yang lepas dan melarian diri ke hutan. Bjadi harus menyesuaikan diri denhulu menenmpati gan dengan mereka yang lebih dahulu menempati wilayah itu. Syukur tidak berapa lama Ayah saya di tempat yang baru Memerdekaan di Proklamirkan, walaupun untuk situasi berikutnya banyak mereka yang membutuhkan proses erliku untuk merasakan kemerdekaan yang lebih mendeati harapan.
Kita harus meliwatkan langkah pamjang, kita melangkahi berita penting bagaimana banyaknya mereka yang sebenarnya terdidik, tetapi mereka kehilangan keteladanan, sehingga pada saat memangku kekuasaan atauy kepercayaan, justeru terprosok untuk menyalahkan Islam, lalu apa kesalahan Islam.
Penjajah merasa terlkejut ketika dalam perang Kemerdekaan muncul Kelompok Muslim walaupun mereka tak menyangka ternyata Hnnat Isklam Indonesia saat itu seperti tak merasa kaki dalam berperang, walaupun sebagian besar diketahui nukan merupakan orang yang terlatih untuk berperang, tetapi nampaknya mereka memiliki semangat dan nampak sekali bersemangat dan dan tak kenal takut. Walapun dari pihak Indonesia umumnya Islam banyak gugur dalam berperang, tetapi yang lain tak pernah merasa ciut. Sehingga pihak penjajah tak ada pilihan lain selain mundur.
Ketijka Islam baru berdiri Islam sudah terpaksa berhadapan dengan serangan musuh. Tetapi ketahuilah pihak Kafir, Tidak kurang dari Nabi Muhammad SAW terpaksa ikut berperang apalagi ikut perang apalagi memang pihak kafit pada saaharus maju ke juga t itu selain diperkuat pasukan bersenjata yang terlatih . Sehingga Rasulullah SAW pun maju ke Medan perang, Juga ikut bergabunh mereka yang sesungguhnya tidak muda lagi dan bahjan wanita juga ikut bergabung. Walaupun mereka tak menempatkan diri dibarisan depan, tetapi tidak kurag kurang manfaatnya digaris belang. Ketahuilah bahwa banyak dari dari pihak Islam yang tidak muda lagi justeru akan bersyukur bila dia gugur setelah memberukan perlawanan sekuatnya kepada [ihak kafir, mereke bersyukur mati syahid.
Kisah teladan Rasul bersama sahabat sahabatnya menjadi kisah teadan, dan mereka yang gugul di medan perang menjadi kebanggaan keluarga besar. masyarakat ikut merasakan kebahagiaan atas meninggalnya anggota kelaurga sebagai mati suahid yang idamidamkan
Tidak dapat diingkari bahwa peran Islam dalam kemenangan Perang Kemerdekaan Mkta tak terpungkiri, Lalu muncul Partai partai Iskamn, sepertinya sangat mudah sekali pihak yanh tak menginginkan Islam bisa berkembang di Indonesia.
Berdasarkan catatan kita Partai Politik yang sempat berkembang di Indonesia adalah Paham yang berdasarkan Nasionalisme, Berdasarkan Islam dan Partai yang Bersarkan Paham Komunis. Mayoritas Penduduk sebenarnya Nayoritas Muslim, tetapi dari pihak Islam pada saat itu terpecahj dan nampak membutuhkan waktu bagi Islam untuk bersatu dalam dunia politik.
Kelompok Paartai Nasional Indonesia pada pemily pertama berhasik mengunggukli Partaibpartai lainya, Beberapa kelompok termasuk Kelompok Islam. Dan tentu saja dalam Srruktur Pemerintahan sanagat wajar bila dalam struktur Personalia Pemerintahan PNI dominan.
Sayang PNI sempat mengalami perpecahan yang sangat merugikan. hUBUNGAN pnI VS Pemerintah kurang harmonis dan akibatnya Peran PNI dalam Pemerintahan kurang Representatip. Walaupun kelompok Agama diluar Islam nampak merapat ke Partai Nasional Kecuali kelompk Islam yang bergabung secara pribadi, kelompok ini bukan kecil jasanya untuk Membuat Paerai Nasi0nal ini kembali berwibawa, sepertinya Amin Rais yang dikenal sebagai Politisi Islam mampu melakukan kerjasama Untuk kemenangan Partai Nasional ini hingga berhasil merebut Kursi Keperesidenan.
Sebelum Golongan Karya Tidak ada pihak lain yang mampu menyaingi Golkar berhasil membangun kerjasama dengan ABRI


