'
YANG LULUS MENERIMA REJEKI
Beliau membahas masalah kekayaan seperti main manin belakangan saya baru bisa paham, Kata beliau jika dibanding maka lebih banyak orang miskin berubah kaya dibanding mereka yang mampu Dalam waktu bersamaan mereka yang kaya tak tahu jika dirinya kaya. Sehingga sepertinya memang sejak mula dia tak sadar jika dia kaya, Itu kata si penceranah,
Saya sungguh terkejut ketikadihentak oleh info yang sangat tidak saya sangka sangka, seorang narasumber pada acara seminar via zoom beliau mengatakan bahwa sangat sedikit saudara saudara kita yang nampak jelas dalam keseharian hidup doatas rata rata jika kita tinjau dari praktik keseharian bisa saya sampaikan bahwa kita sangat kecewa sekali setelah berusaha mendeksti mereka untuk meminta sumbangan untuk kepentingan nasjid dan dakwah, kecuali beberapa orang maka sesungguhnya mereka bersikap tidak lebih baik dibanding orang orang kebanyakan. Sampai sampai mereka yang kita utus ternyata sangat kecewa sekali.
Penceramah itu menambagkan akhirnya panitia menyimp[ulkan jangan terlalu banyak berharap kepada mereka kecuali hanya beberapa saja, sisanya justeru mereka sangat membutuhkan doa doa kita agar mereka diselamatkan dan dan dibahagiakan dengan harta mereka karena ternyata justeru lebih banyak mereka yang dimata kita memeliki rejeki berlimpah justeru mereka sangat terampil untuk bicara tentang kesulitan hidup ini, mereka terkesan mengalami kehidupan yang justeru super sulit dan memperhatinkan.
Penceramah menambahkan bahwa akhirnya mereka berusaha merubah sikap dan harapan, mereka lebih merasa akan bermanfaat jika lebih mendekati saudara saudara kita dari kelompok kurang berpunya kehadiran kita lebih disambuat dengan segala sukacita.
Begitu masuk kerumah Tim kita mengucapkan salam kepada tuan rumah, belum lagi mereka dipersilakan duduk, tamu berdiri berbaris seseorang berdiri memimpin mereka berdoa bersama, mereka mendoakan agar tuan rumah semua dalam keadaan sehat walafiat murah rejeki serta lancar usaha, dan lancar belajar menambah dan menge,bangkan usaha dan pengetahuan lainnya, Dan tak lupa melaksanakan ibadah sesuai peraturan yang ada dan juga tak lupa juluarkan zakat infak dan sadaqo sesuai aturah fikih yang ada,
Sangat mungkin panitia mengatakan bahwa kita memberikan sumbangan tidakharus melebihi penghasilan dan dengan demikian juga sekaligus kita terlepas dari kewajiban kewajiban yang standar sesuai dengankemampuan minimal. Kita sangat mengagumi keterangan Pengurus Masjid i Kalimantan yang ummat Islamdi sana sebagai minoritas (seitar 37an persen) tetapi Kas Keuangan Masjid mampu menyimpan ratus milyar rupiadominasi g (?) dan kemampuan menyumbang justeru didominasi oleh kelompok ekonomi renah.
Hal ini menjadi menarik karena penyandang ekonimi rendah lebih memiliki kediiplinan yang lebih inggi dalam menyimbang, gejala ekonmi lemah justeru memiliki kedisiplinan dalam menymbang seungguhnya adalah merupakan gejala merata diseluruh daerah, tetapi sayang daerah daerah belum umum mengumpulkan gejala yang menarik ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar