BERIKAN KESEMPATAN MENDAPATKAN KEBENARAN
Facruddin
TIDAH sulit bagi saya untuk mendapatkan nerbagai naskah yang isinya dialog anak bangsa, saya pastikan dialog itu terkait dengahn agama, yang jika saya tidak salah menyimak ingin sayaenarnya saling membutuhkan, kare ternyata memang merasa saling membuthkan. katakan itu dialog antara Islam dan Kristen, karena nampaknya pihak yang sangat membutuhkan dialog ini adalah mereka, kita dengan cepat bisa menangkap adanya kebutuhan mereka dalam berdialog yang jika kita tidak salah simak bahwa kelompok ini muncul secara mandiri karena mereka sebagai pribadi saja dan tidak mewakili kelompok kecuali memang sesekali digadiri oleh pribadi tetapi mereka penyandang jabatan sebagai penceta beliau juga bertindak sebagai Pendeta di Gereka yang dipimpinnya. Sehingga sikap dan pertanggung jawaban dari apa yang diucapkannya juga sebagai pertanggungjawaban pribadi.
Acara ini pada mulanya diselenggarakan pl;eh pihak Kristen untuk keseimbangan informasi, lalu pihak Islam gebera tahun kemudian menyelenggarakan acara serupa. Ada beberapa pertimbangan mengapa Islam merasa perlu menyelenggarakan acara serupa, untuk mengundang pihak Kristen atau disebut Oten. Pertama pihak Kristen membutuhkan narasumber yang sangat memahami Islam untuk disampaikan dalam gaya dialog ini, selain itu selama dialog ini Pihak Kristen ada kesulitan untuk menghadirkan seseorang yang bnanyak memahami Kitab Kristen.
Ternyata di pihak Islam ada seseorang yang memahami Kitab Kristen. Untuk sementara tokoh ini nampaknya memiliki pemahaman jauh melampawi penguasan penguasaan tentang Bibel. sehingga dalam dialog kita bisa memberikian kontrol tentang bacaan bibel tersebut. Seolah sepertinya semula kurang mewajibkan kepada Oten memiliki pemahaman yang memadai tentang Kitabnya Kristen ini,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar