'
RASULULLOH MUHAMMAD SAW sicintai Allah, maka jika ingin dicintai Allah maka cintailkah Nabi Muhammad SAW. Beliau bukan saja ummi, tak memahami baca tulis, tetapi Rasul SAW berhasil membangun Bangsa yang Jahiliyah yang diartikan bodoh itu ternyata hanya dalam beberapa tahun aja berhasil menundukkan dua Negara Raksasa Super Power, Silakan bandingkan sendiri dengan Indonesia yang sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945 hingga kini sudah 77 tahun merdeka sudah setidaknya 6 Presiden yang semakin kesini mereka yang berujsaha keras menjadi Presiden justeru seolah meminta suaka kekuatan asing selaku Oligarki untuk melanggengkan kekuasaan. Negara Indonesia yang kayaraya ini semakin sulit saja untuk mandiri, karena dalam waktu yag bersamaan Negara Kaya sang satu ini seperti kesulitan menegakkan Keadilan Bagi Bangsanya
Dahulu Islam yang diploklamirkan di Kota mungil Makkah, justeru komunitas Muslim terusir dengan penghinaan dari Makkah ke Madinah, mereka terusir oleh kekuatan Yahudi di belakangnya. Tetapi kepindaha komunitas ini ternyata bermakna Eksodus besar besaran komunitas Muslim lalu terbentuklah dua komunitas yang membangun persaudaraan antara Muhajirin dan Anshor. Kesepakatan Komunitas Muslim Makkah lalu disebut dengan istilah Muhajirin dengan Komunitas Muslim Madinah dengan merk baru Anshor (Penolong) Dua Komunitas Muslim yang bersatu ini sepakat meninggalkan Bisnis yang tidak adil.
Cara cara baru Ummat Islam yang terdiri dari Kelompok Muhajirin dan Kelompok Anshor ini dengan menjunjung tinggi keadilan bersama dan tidak mencari keuntungan secara mencekik sangat diminati oleh masyarakat umuym, masyarakat umum pada saat itu beralih untuk berlangganan kepada pebisnis yang sangat manusiawai itu pada khirnya mengakibatkan tradisi Biusnis Yahudi ramai ramai ditinggalkan masyarakat dan akibatnya satu persatu praktik bisnis yang tidak berpri kemanusiuaan itu memilih untuk meninggalkan kota Madinah. Pada saat itu juga Islam Makkah dan Islam Madinah Muhajirin dan Anshor semakin sholit.
Keseriusan Rasuylullah dalam membina ummat, serta mempraktikkan pergaulan antar sesama manusia yang dipraktikkan oleh Rasulullah benar benar menimbulkan kekaguman masyarakat kepada Rasuluulkah sehingga Rasul pada saat itu merupakan tokoh teladan dan prilaku semata, terapi Rasul memberika wejangan menyangkut masalah perlunya penataan masalah kehidupam bersama, berbagai macam transaksi kemasyarakatan beliau ajarkan yang tentu saja sesuai dengan Wahyu Wahyu yang beliau terima, sehingga praktis Sosok yang sangat dikagumi oleh pengijkutnya itu telah menyentuh aspejk aspek Pemerintahan, dan Praktis Rasulullah juga sesungguhnya sejak konteks penerapan penyatuan Muhajirin dan Anshor itu maka beliau sudah bertindak sebagai Pimpinan Pemerintahan ditambah lagi dengan ketidak sanggupan Kelompok Yahudi mempertahan Bisnis Ribawi, dan selanjutnya Rasul juga mampu menyelesaikan berbagai benturn kepentingan dengan kelompok Kafir, yaitu kelompok yang bukan saja menolak ajaran dan mission yang beliau ajarkan, tetapi orang orangt kafir menyatakan diri akan menentang melawan habis habisan. Dalam posisi seperti Rasul juga praktis sebagai Komandan Perang. Rasulullah itu selain Komandan Perang Juga Sebagai Komandan Bisnis setidaknya mencontohkan bisnis yang berkeadilan.
Sejalan dengan perkembangan itu ternyata di lingkungan Islam semakin banyak orang kaya yang muncul. Memang banyak juga orang orang kaya yang muallaf. Tetapi diantara orang Islam itu sendiri memang merasakan semakin mudah dan lapngnya perekonomian, hal itu nampaknya disebabkan oleh kesepakatan masyarakat menghilangkan praktik riba. Karena kesulitan ekonomi akan semakin dirasakan oleh masyarakat luas karena praktik riba itu memang akan selalu mengundang praktik perjudian, penipuan, perselingkuhan dan perampasan serta judi besar besaran. Sistem perekonomian serta keamana Islam, membuat non muslim menyingkir dari Makkah dan Madinah serta berkembang pesatnya berbagai daerah serta semakin berkembangnya informasi tentang Islam lacarnya mereka menyiarkan semua ajaran Islam walaupun tersebar dari mulut kemulut, tetapi karena banyak mereka yang memfungsikan diri ikut menyampaikan dan menyiarkan segala penuturan yang disampaikan oleh Rasul, apalagi Rasul yang Ummi itu semuanya adalah apa yang diterima dari Allah, dan Allah menjadi penjamin kebenarannya. Rasul selaku pemimpin tindaj pernah mengucapokan dan mengajar sesuatu yang menguntugkan secara pribadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar