'
MARI KITA IKUTI JEJAK PROF. HABIBI
DISAAT SAYA sedang berusaha menyelesaikan editor gambad dan vedeo pada saat mengikuti Khutbah disaat Sholat Ied DiMasjid Aljihad Perum Korpri Bandar Lampung. Datang dua sahabat saya dalam rangka Ukhuwah 'Aidul Firi, Komentar tamu saya, Khutbahnya baik sekali, sangat inspiratip. Saya ingin tahu nanti bagaiman perkembangannya, semoga Takmir bisa memfasilitasinya.
Kita akan mengalami kesulitan untuk memulanya, akan dimuali dari mana, saya juga berfikir seperti itu, Tetapi jika kita berkenan mengikuti jejak yang dahulu ditempuah olwh Prof Dr. BJ Habibie, secara tekun maka saya sangat oftimis, Para jama'ah kita akan menemukan jalan.
Ketika Bj Habibie kuliah di Jerman, beliau belajar sangat serius dan tak ingin membuang waktu secara sia sia, tetapi belaiu sangat kecewa aetelah melampawi uian yang diselenggarakan oleh Perguruan Tingga ternyata Belaiu hanya mencapai Juara ketuga, posisi beliah berada di bawah dua Mahasiswa Yahudi laki laki dan perempuan.
Semula duaMahasiswa Yahudi ini tidak bersedia memberitahukan rahasia keberhasilan mereka dlam mencapai prestasi Studi, tetapi pada satu saat Mreka berdua merasa Iba da sepakat membukakan rahasia yang selama ini merka siman sangat kokoh agar tak diketahui orang orang Muslim. Kedua Mahasiwa Yahudi itu nebgatakan seperti yang banyak dilakukan Mahasiswa Yahudi lainnya bahwa sekalipun mereka bukan Penganut Agama Islam tetapi pda umunya mereka setiap sepertiga akhir malam mereka selalu membersihkan badan, mengganti pakaian yang bersih dan juga tak lupa mengharumi badan mereka sehingga segar.
Setiba dirumah setelah meninggalkan Rumah Mahasiea Yahudi Habibi menangis terkejut dan menyesal, tetapi sejak saat itu setiak sepertiga akhir nalam Habibi tak meninggalkan membersihkan badan, mengganti pakayan yang bersih dan tak lupa menggunakan haru haruman hingga badanpun wangi. Sejak saat itu prestasi Kuliah Habibi tk lagi terbendun, Habibi selalu saja menjadi orang nomor satu dan sukses besar.
Apa yang dilakukan oleh Prof Habibie pada saat iru baru langkh awal, beliau baru membaca sja, tetapi beliau sudah sukses menjadi juara di Knmpusnya, melangkahi reputasi Pemuda Yahudi yang selama ini mempecundanginya. Memang dalam membaca Quranpun Habibi mentradisikan diri ibarat seseorang yang akan menghadiri pertemuan akbar, beliau berpakaian rapih ibarat anak yang akan sekolah. Karena memang bisa jadi ketika kita membaca Quranpun, Para malaikatpun hadir dengan segala kerapihannya.
Langkah berikutnya setelah membaca dengan sebaik mungkin, membac dengan aturan baca yabg benar, dan disiplin dengan cegala aturan baca. lalu ditingkatkan dengan memahami maknanya, lalu meningkat dengan upaya memahami bagaiman pula dengan tafsirannya.Lalu dilengkapi pula dengan catatan catatan kisah teladayang dilakukan dan dialami oleh para tokoh tokoh kenamaan mulai dari mereka sebagai ahabat rasul, tabiin tabiit tabin. karena kelas kebenaran yang bertingkat antar mereka yang pernah jumpa rasul, mereka yang sempat jumpa dengan sahabat rasul dst.
Kita juga selain membaca buku, kita harus menhadiri ujaran ujaran mereka yang mampu membaca berbagai buku buku yang dihiasi dengan uraian yang menggunakan bahasa asli al Quran. dst, Selain kita harusmelampawi beberapa tahap yaitu tahapan tahapan kesulian dalam sudi Al Quran.
.bmp)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar