foto

foto

Rabu, 28 September 2022

NEGERI ACAKADUT AKAN DIKUASAI PEMERINTAH BAYANGAN

TUMAGA BAYANGAN ITU BUKAN STRUKTURAL DAN BUKAN FUNGSIONAL 


NEGERI ACAKADUT betul betul bakal jadi kenyataan  Apalagi jika Program acakadutnya Kementetian Pendidikan lancar menghabiskan dana. Seorang Menteri Pendidikan mendapat tepukan tangan di PBB setelah berhasil memperkenalkan keberhasilan Tim Bayangan bentukan Nadim setelah mereka diberikan kepercayaan penuh kepada Tim Bayangan ini untuk menghabiskan dana tersedia dan memanggil atau menggunakan atau mengundang tenaga tenaga yang sama sekali tifak dikenal oleh para pakar dan ahli pendidikan yang ada dan terbiasa berpartisipasi di Kementerian Pendidikan baik karena jabatannya, dan kepakarannya, mereka umumnya pendidikan luar barangkali keahliannya mungkin tak boleh diragukan  barangkali, mereka muda muda, dan mereka itu hadir di Kementarian Pendidikan konon sejak tahun 2020 gebitu. Dan mereka nemar bebar menjadi kebanggan Menteri Pendidikan. 

Tidak tanggung tanggung organisasi bayangan bukan Pejabat, Bukan Tenga strukturat dan bukan fungsional  mereka adalah selain muda usia maka mereka setidaknya di mata Nadim Makarim sebagai penanggungjawab Kementerian adalah orang orang pintar setidaknya di mata Sang Menteri.  Itulah barangkali sebabnya Sang Menteri mendsapatkan aplous, tepuk tagngan yang panjang di forum PBB, karena Apa yang dicapai Nadim adalah sesuatu yang langka. 

Sayang tepukan tangan itu tidak didapatlkan dari DPR yang menjadi Mitranya Kementerian Pendidikan, bahkan maki makian luar biasa, karena selama ini pihak DPR juga belum menerima laporan tentang apa yang dilakukan Sang Menteri dalam Mencapai Keberhasilannya dalam memanfaatkan organisasi bayangan tadi. Itulah sebbnya dalam Negeri menjadi heboh besar. 

 

'  

 

Anggota DPR pada Komisi yang bermitra dengan Kementerian Pendidikan ini sangat kecewa sekali kepada Nadim Makarim yang dianggapnya menyimpan rahasia atau setidaknya ada program yang disembunyikan dari DPR sehingga setelah Nadim bicara di forum PBB akan kesuksesannya memanfaatkan tim bayangan  seperti yang sengaja disembunyikannya selama ini. Pihak DPR merasa sangat kecewa atas ketidak terbuaan Nadim dengan kebijkan yang sangat salah ini. 

Maka wajar sajalah bahwa seoranbg pakar pendidikan Ki  Ningtiyas mengatakan bahwa dumnia pendidikan Indonesia memang Ancur Amcuran, dan Nadim tercatat sebagai Menteri Pendidikan yang paling buruk



Kamis, 22 September 2022

ALHAMDULILLAH RENOVASI PERLUASAN MASJID DILAKSANAKAN

MOHON PARTISIPASI KEPADA SEMUA JAMA'AH 


DUA HARI yang lalu telah dimulai upaya perluasan ruangan dalam Masjid, Aljihad Perum Korpri Bandart Lampung, itu dilaksanakan atas saran beberapa orang jama'ah atas hasil pengamatan mereka bahwa bentuk ruangan masjid yang tersekat mengesankan masjid terasa sempit, dan juga sekaligus menghalangi pandangan jama'ah kepada Khatib yang sedang khutbah, maslah ini akan menjadi persoalan bagi para jama'ah yang memiliki gaya respon bertpe visual, karena respon itu justeru akan menjadi lebih lancar dan positif bila melihat langsung pembicaranya dan pembicara tunggal dalan kjhutrbah Jum'at adalah Khatib. 

Berdasarkan  buku buku literatur bahwa mereka yang memiliki tipe visual dalam proses komunikasi jauh lebih banyak dari tipe lainnya, maka berarti membukakan sekat dan membuat kesempatan melihat khatib akan sangat membantu keberhasilan jama'ah dalam menyerap komunikasi dan akan memperbanyak ingatan dan kenangan dalam proses komunikasi itu. Itulah sebabnya kata Ketua Takmir Masjid, Ustd Minhoirin bahwa dalam rapat terbuka bersama para jama'ah Selasa malam yang lalu mengambil kata sepakat bahwa sekat dibuka selebar mungkin. Sehingga terkesn lebih luas.


Ketua Takmir meminta gar dibantu menyebarkan informasi tentang adanya Keputusan Bulat ini, dan sekaligus meminta partisipasi para jama'ah serta para dermawan lainnya. Agar dapaty memberikan partisipasi. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk melakukan sesuatu yang dicintai Allah, kita jadikan Rumah Ibadah Agama kita yang sesungguhnya Rumah Allah ini sebagai  upaya kita  untuk menjadi manusia yang dicintai Allah. 


Ustd. Enggar B Wibowo menyampaikan kepada saya bahwa dengan segala berat hati nantinya  kami sebagai peserta rapat pada waktu itu telah bersepakat menghilangkan semua daun pitu dan jendela  di situ demikian juga kusen berbahan kayu itu untk digantikan dengan bahan semen sehingga bisa disesuaikan dengan motif  yang ada di pebfimaman. Penggantian itu sifatnya untuk penyesuaian saja sehingga kesenaywaan bisa diciptakan, selain itu memberikan kesan luas, karena terdapat sebuah kelemahan ketika menetapkan ketinggian pelapon. 



Kata beliau kita meminta keikhlasan kepada penyumbang, siapapun, ketahuilah bawa amal yang ikhlas tak akan terhapus karena penggantian bahan dan motif, karena munculnya yang baru itu nanti tak akan terlepas dari yang lama sebagai pendaulunya. maka mari kita ikhlaskan saja  sehingga amal kita akan abadi selamanya abadi selamanya selagi keikhlasan bersemayam di hati. Dan waktu  menyumbang dahulu kitapun diajarkan, ketika tangan kanan memberi maka tangan kiri tak tahu menahu. Namun demikian apa yang kita sumbangkan dengan ikhlas maka keberadaannya akan abadi, jadi tak perlu diingat ingat selain dalam  rangka meminta iridho Allah. 

Mungkit Jum.at ini  agak terkejut meligat adanya pembongkaran dibeberapa bagiab beliau memohon pengetian dan maaf dri para jama.ah mari kita pahami dan maklumi walauoun sedikit mungkin agak menggnggu  kenyamanan, tetapi kita harus memahami maksu baik para Takmir, karena mereka bermaksud baik, yaitu demi kesempurnaan ibadah kita, dan ita memang membutuhkan kenyamanan ini sehingga manakala program ini bisa segera diselesaikan maka kita akan dapat melaksanakan ibadah secara lebih jhusuk lagi. 

Marilah sama sama kita makumi dan marilah kita sama sama dukung, dengan apa saja, dengan tenaga, mungkin ung, mungkin emikiran, apapunbisa kita berikan, selama niatnya baik, maka hasilnya pasti akan baik pula. Demikian tutup Pak Ustad Enggar  Wallohu a'lam bishowab.

Selasa, 20 September 2022

UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA MAKA ISLAM AKAN DIHANCURKAN, he

KATA SNOUK HORGRORONYE  JIKA INGIN MENGUASAI INDONESIA MAKA HANCURKANLAH ISLAM 


SEPERTINYA  SARAN Snouk Horgronye adalah sesuatu yang mutlak, apalagi saran itu muncul dari hasil penelitian yang ketat dan  sumber data atau objek penelitian adalah para aktifis di negara negara penjajah dan mungkin para pengamat kenamaan dan banyak lagi yang lain sebagai sumber yang dapat dipercaya, sehiungga penelitian itu menyimpilkan bila ingin menguasai Indonesia maka harus dilumpuhkan terlebih dahulu agama Islam di Indonesia. Bisa jadi Islam adalah faktor yang paling menyulitkan untuk menjajah kembali Indonesia.

Senin, 19 September 2022

UDA AZYUMARDI AZRA KINI TELAH TIADA.

SEMANGAT MENULIS SEMOGA TETAP TERPELIHARA OLEH PEMIKIR ISLAM.


INNA LILLAHI WAINNA  ilaihi rooji'uun Uda Azyumardi Azra telah tiada, Semoga diampuni segala dosanya dan dilipatgandakan ganjaran amal kebajikannya sehingga layak ditempatkan di syurga bersama orang orang yang dicintai Allah Swt. Kita semua merasa sangat kehilangan, beliau adalah penulis yang kinsisten kata mereka yang membaca karyanya beliau tak terpengaruh oleh kekuatan Penguasa. Jabatan beliau yang terakhir adalah Ketua Dewan Pers.  Jabatannya yang teralhir adalah Informasi terakhir yang sangat menggembirakan hati adalah bahwa almarhum setiap pagi atau setiap subuh harus menyelesaikan sebuah tulisan secara utuh. Setiap hati.

Terus terang saya berusaha membuka mata adalah ketika pada era mereka,  semula saya jumpa dengan Zulkarnain Jabbar, diantara mereka maka Uda zulkarnain paling lincah dalam bicara, lalu dalam berbagai kesempatan saya juga banyak jumpa dengan  Azyumardi, Qomaruddin Hidayat, Ikbal R. Saimima,   dan  Fachri Ali, lalu dalam kesempatan lain saya jumpa Jakky Syiraj dan juga kenal Sudirman Teba di kesempatan lainnya.  mereka mereka itu adalah para pendekar di masanya dahulu, pada saat itu mereka adalah mahasiswa  di Jakarta, tentui saja kami sebagai mahasiswa dari daerah jelas memandang mereka dengan penghlihatan yang silau, tetapi sebagaimana mahasiswa saya pada saat itu tak memiliki kekaguman yang berarti, sehingga saya tak memiliki rasa segan serta pekiwuh, perasaan itu datang setelah banyak mengenal siapa mereka. 


Ya ... ini ruang kerja saya, silakan duduk ...  kata Uda Azyumardi  Azra mata saya tak lepas memandangnya, dia berprawakan gemuk... dan sepertinya tidak terlalu berusaha untuk menjadi pria ganteng. Dia tampil biasa saja. Bibirnya bergerak seperti komat kamit ... saya kita dia ingin membersihkan sisa makanan yang mungkin masih menyisakan rasa ... dan beliau sepeti ingin menuntaskan, tetapi saya tak melihat ada sampaj makanan atau piring kotos doi sekitar ruangan yang rada sempit itu, dan juga tak ada tanda tanda beliau abis memakan makanan yang pedas. 

Kalo pas datang ke Jakarta ke sini aja, kita ngobrol di sini, nanti kawan kawan biasa kumpul di sini, ruangan belaiu pada saat itu persis di bawah tangga menuju lantai II, Apa ke gioatan di Lampung sekarang tanyanya kep[ada saya ... yah biasa biasa saja, tetapi kamiu sering kongkow sama Muhajir Utomo Dema UNILA, beliau sebenarnya Asisten Doses di Unila, kawan kawan di Unila yang memiliki nilai bagus banyak bantu bantu dosen dalam meneliti kata saya membanggakan orang lain, saya belum punya inspirasi untuk melagakkan diri di depan Azyumardi. 


 

Setelah saya melihat nama Azyumardi Azra, Qomaruddin Hidayat, dan Iqmal AR Saimima  tercantum di Majalah Panji Masyarakat yang didirikan Oleh Buya Hamka saya langsung merasa adanya majalah yang hukumnya wajib saya baca pada era itu  karena di sana hadir nama nama mereka yang saya kenal, dan saya sukai tulisan tulisannya. Tetapi saya bertanya tanya kenapa nama Fachri Ali tak tercantum di Panji Masyarakat. 

Nama nama yang menjadi pertanyaan dalam pemikiran saya umunya adalah pemilik nama nama yang sering menulis di Harian Kompas. Pada saat iktu memang kami Mahasiswa umumnya berebut mengirimkan tulisannya di Kompas. Aduh alangkah bahagianya tulisan diterima oleh Kompas untuk di muat terserah di runrik manapun. Jangankan di Harian Kompas, tulisan saya  paling banter dimuat di Lampos. Tetapi bangga juga lho bisa di muat di Lampus. Kata orang Lampos bahwa tulisan yang muat di Lampos itu berarti menyisihkan lima puluhan ytulisan lainnya, karena tulisan yang masuk setiap harinya ada sekitar 50-an naskah lebih. Demikian kata Budi Hutasuhud seorang sahabat yang pada saat itu bekerja di Lampost. Bayangkan gembisanya kawan kawan mahasiswa yang tulisannya di muat di Harian Kompast. 


 

Sudirman Temba banyak cerita kepada saya tentang bagaimana kawan kawan  Mahasiswa berlomba ingin tulisannya diterima di Kompast di muat di Harian yang pada saat itu paling dihormati. Maka seorang yang paling banyak tulisannya diterima oleh Kompast adalah Fachri Ali, sepertinya Ia paham betul bagaimana strateginya. Setidaknya Sudirman Teba pernah cerita hari ada setumpuk tulisan kawan di meja belajar Fachri Ali tumpukan tulisan itu bisa menutupi wajah Fachri Ali kata Sudirman dalam menggambarkan banyaknya tulisan kawan kawan yang meminta dikoreksi agar bisa dimuat di Koran Harian Kompast. Karena pada saat itu tiba tiba menjadi ukuran bahwa tulisan yang dimuat dimuat diHarian Kompas bahwa berarti tulisan itu sudah mendekati  kesempurnaan, walaupoun belum tentu benar. 



Tetapi laur biasa kata Sudirman Teba, tulisan tulisan kawan kawan itu sebelum Fachri tidur atau setidaknya sebelum Fachri sholat Subuh sua sudah terkoreksi, ada yang dicoret silang, ada yang dikoreksi susunan alenianya, ada terkoreksi judul, ada yang terkoreksi kesimpulan dan banyak lagi kata Sudirman Teba. Tetapi ternyata sebagian besar yang berkenan mematuhi saran saran untuk perbaikan menurut beliau, umumnya tulisan itu benar benar di muat di Harian Kompas dalam waktu yang tak terlalu lama. 

Sebenarnya sih banyak mereka yang banyak mendapatkan kesulitan untuik menembus tulisan di Kompas itu lalu diberikan beberapa petunjuk dan merekapun berkenan mengoreksi mulai dari konten, dibanding judul serta kekayaan informasi, lalu banyak sekali kawan kawan yang tulisannya jadi pendek, karena menurut si pengoreksi banyak kata kata yang tidak informatif,  tidak lkaya dengan analisa, justeru bertentangan sendiri dari satu kalimat ke kalimat lain. Saya dengar juga bahwa Azyumardi Azra walaupun jarang senyum dan rada kurang pandai memuji itu sering juga dimintai kawan kawan mengoreksi, tetapi beliau sangat slektip kata sejumlah kawan yang tulisannya belum berhasil menembus Kompast. Yah banyak kawan kawan yang sebenarnya otaknya encer tetapi ada kesulitan dalam menulis. 

 

PAK GANJAR TAK KENAL DENGAN EKO KUNTADI

PERHATIAN BAGI PEMBENCI AGAMA ISLAM


SETIAP KALI DISEBUT  buzer maka pikiran akan tergiring kepada prilaku sekelompok  orang yang demikian bencinya kepada Agama Islam khususnya kepada Para Tokoh yang memeiliki perbedaan pandangan dan pikiran dengan para Penguasa Indonesa di era sekarang. Kepada Ummat Islam ,mmaka para buzer itu menyematkan istilah Kadrun atau Kadal Gurun, sebuah nama atau Istilah yang masa dahulu suka sekali digunakan oleh Penganut PKI atau penanut Komunnis. 

Sangatlah merugikan bagi Bangsa dan Negara manakala benar bahwa buzer dikembangkan untuk mengembangkan kebencian terhadap Islam, Islam itu telah berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia jauh sebelum ada digunakan Indonesia sebagai Negara dan apalagi Merdeka. Islam dahulu masih ada di bawah bimbingan para ulama dan para uistadz serta nama lain sesuai dengan kebiasaan daerah dan semacamnya, lalu berdiri juga Kesultanan Kesultanan yang umunya berdiri atas dukungan ummat Islam, yang kelak justeru menjadi pihak yang mempelopori berdirinya Repubklik Indonesia. 

Berkembangnya buzxer yang perjuangannya adalah untuk memerangi ummat Islam, ini sangat sejalan dengan perjuangan Amerika dan Eropa serta para pendukungnya untuk mengkampanyekan  kebencian kepada Islam, atau disebut islamiphobya, kampanye untuk membenci ummat Islam.  Al Quran memang sudah memperingatkan akan kelicikan Yahudi dan Nasrani. Semula tak banyak yang tahu bahwa ini semua semula memang merupakan kampanya Yahudi maupun Nasrani untuik menanamkan kebencian kepada Islam. 

Masyarakat dunia sebelum mengetahui bahwa pemboman  gedung kembar Amerika adalah akalan akalan yang sangat licik memang berlo,ba lo,ba menutuk Islam. Tetapi jalan pikiran mereka lalu berubah drastis setelah beredar data  bahwa gedung itu memang sudah di asuransikan, ternyata poemboman gedung itu adalah dalam rangka merebut dana asuransi setelah gedung di bom, belakangan ternyara para petinggi terkait memang tyelah dihimbau untuk tidak masuk kerja pada hari dan waktu yang telah ditetapkan. Dunia menjadi sangat tercengang ternyata para petinggi yang seharusnya  bekerja digedung iutu ternyata uymumnya mereka tak masuk bekerja, sehingga ketika terjadi pembom,an mereka ternyata ada di luar gedung. Dan tak seorangpun Bangsa Yahudi menjadi kuban dalam pemboman itu.


  Selain mengambil keuntungan dari pihak asuransi, pristiwa pemboman juga dijadikan kampanye untuk membenci Ummat dan agama Islam.

Jumat, 16 September 2022

DIPERTENGAHAN BULAN SEPTEMBER INI KOQ TIBA TIBA INGET ARMANDO

CUMA INGET SAJA WAKTUS MELETUS G 30 S PKI SAYA ADA DI PAGELARAN 


PAGELARAN ITU sebuah  Desa kecil di mana saya dilahirkan, sasa ingin sekali saya menulis tentang Pagelaran sudah beberapa hari ini, teta[i saya belum menemukan apa tema yang bisa menarik, setidaknya adalah sesuatu yang layak saya taitkan dalam tulisan ini, akhirnya saya berketetapan hati untuk mengatitkannya dengan sesuatu atau seseorang atau sebuah pristiwa besar yang tak boleh dilupakan. karena terkait dengan sesuatu yang sangat penting. Lalu apa itu yang tak boleh dilupakan di bulan September ini, yaitu meletuskan pemberontakan, penghbiatan yang sudah terjadi untuk kesekian kalinya di Negeri  Indonesia, yaitu bahwa PKI sampai kapanpun masih bersemangan untuk menguasai Indonesia dan caranya tak ada lain yaitu menghancurkan Islam di Indonesia, itulah perjuangan PKI. Mak dari sini tulisan ini ingin saya mulai. Tentu saya akan menyebut prisriwa dan tokoh terkenal atau sangat saya kenal atau sangat sya cintai akan disebut sebut dalam tulisan ini sehingga memiliki harga minimal bagis saya. 

Waktu kecil dahulu saya ingat PKI memang organisasi yang paling heboh, paling sering melakukan pawai besar besaran, mereka jingkrak jingkrak menyanyikan lagu perjuangan mereka. banyak lagu perjuangan mereka tetapi salah satu yang sering mereka perdengarkan adalah lagu RSOPIM, saya sendiri tak menangkap apa liriknya, tetapi lagu mereka yang bahasa daerah ada yang mampu menghapalnya, dan sangat sering kami selaku anak anak mendengarnya, walaupun lagu itu tak tahu kami apa judulnya, tetapi lirik yang tertangkap adalah ... menyang pasar belonju ... kanggo pujoroto tetapi lagu yang seolah pamilier itu sepertinya banyak dpelesetkan oleh anak anak muda setempat karena dalam lagu itu tersebut beberap[a nama yang kami kenal tetapi tak ada hubungannya dengan lagu itu. Sedangkan lagu  Genjer Genjer tetapi pada saat itu kami anak anak tidak ngeh ... dan kami baru tahu lagu itu setelah meletur penghianatan PKI 30 September 1965. 

Dalam satu arakan arakan paway besar besaran seperti semacam Pawai Akbar layaknya ... pada saat itu dalam waktu  bersamaan beduyk masjid di tabuh bertalu talu, tentu saja suara  beduk adzan ditenggelamkan oleh suara para anggota PKI mereka menari menyanyi jingkrak jingkrak, yel yel dan bermacam macam ulah mereka, dan kami anak anak yang memang butuh hiburan sanat terpulau oleh ulah PKI ini. Apalagi ditambah tingkah para anggota Gerwani mereka adalah wanita canti cantik menurut ukuRan desa kami tentunya, samar samar terasa ada tangan halus memegang saya ... sementara perjatian full kepada tingah [olah anggota PKI yang sedang bersukaria. Pulang Nak ... terdengar samar samar suara suara Wanita yang sangat saya kenal ... Pulang Nak ... sudah Magrib. 

Alhamdulillah saya terlahir dari keluarga Muslim ... ayah saya waktu mudanya Mondok di Tanah Minang ... beliau mendidik kami secara Muslim ... pendidikan orang tua sangatlah berpengaruh. Didikan orang tua sangat mempengaruhi anaklnya.  Umumnya kita sebagai anak sangat dipengaruhi oleh orang tuanya, walaupun tidaklah berarti semua Orang tua berkesempatan memepengaruhi sikap sikap anak, sehingga lain sikap anak dan lain pula sikap orang tuja, tetapi saya akan katakan bahwa saya termasuk anak yang sangat terpengaruh oleh sikap orang tua saya, walaupun saya rasanya belum mampu sekhusyuk orang tua dalam beragama dan beribadah. 

Sebagai perbadingan saya bandingkan dengan sikap Ade Armando yang konon kabarnya dibesarkan oleh keluarga PKI, sikap belaiu yang demiukian benci kepada Aslam adalah menguatkan bajhwa orang tuanya yang memiliki sikap Politik yang Komunis adalah menguarkan dugaan bajhwa beliau sangat tepengaruh dengan sikap orang tua itu. Ade itu seorang Doktor dari Amerika, beliau seorang akademisi yang disibukkan oleh kagiatan diskusi, seminar dan lain sebagainya. Saya tidak, saya hanya seorang karyawan biasa saja, Pendidikan hanya  S2, dan saya hanya Dosen Luar Biasa saja, Luar biasa artinya honorer. Hanya saja selama beberapa tahun saya ditempat saya bekerja ditugaskan untuk melakukan Penelitian ....  



 

Kamis, 15 September 2022

PAK ENGGAR TEMUKAN MAKTABAH SYAMILAH

'       

DALAM HITUNGAN DETIK PAK ENGGAR TEMUKAN DI MANA  MAKTAB SAMILAH DITEMUKAN 


SEUSAI KAJIAN  Agama yang disampaikan oleh Bpk Dr. Muslimin di Masjid Aljihad Perum Korpri Bandar Lampung, nampak beberapa orang maju kedepan idzin meningalkan ruangan mendahului jama,ah lainnya termasuk Dr. Muslimin segai narasumber Kajian malam tadi Kamis 15  September 2022. Di sela sela pembicaraan beliau saya mencoba ajukan pertanyaan tentang bagaimana caranya mendapatkan naskah naskah Resensi Kitab Lama dan Baru berkonten Agama Islam ? Tanya saya memberanikan diri.  Sepotong kalimat dari Pak Dr. Muslimin beliau sampaikan malam tadi "Silakan Cari di Maktab Samilah kata beliau singkat"  saya minta yang bahasa Indonesia kata saya , cari dan temukan dahulu kata beliau serius. Saya terkejut sekali karena ternyata Pak Enggar yang duduk disamping saya diam diam menyimak dan tangannya langsung dengan lincah raeching di Google. Setengah menjerit Pak Enggar berteriak ketemu Pak Fachruddin, saya langsung menjawab kirim ke WA Pak biar gak hilang, baik kata Pak Engar. Sekitar pukul 02 malam tadi saya buka buka kiriman Pak Enggar, dan saya cari kiriman dalam entuk Youtube, karena bisa didengar. Alhamdulillah terima kasih Pak Enggar, Terima kasih Pak Muslim. 

Ternyata Maktabah Samilah ini juga merupakan Perpustakaan Online yang bisa jadi terbesar, kebesarannya bisa di lihat dari banyaknya buku yang disediakan dan dan luasnya layanan serta mutakhirnya informasi yang di jadikan dasar pelayanannya. Tentu saja Bapak Dr. Muslimin yang sekitar setahun lalu menyelesaikan sutudy S3 di UIN Gunungjati di Bandung  adalah salah satu pemanfaat Perpustakaan Online yang super mewah ini. Saya berharap adik adik mahasiswa memanfaatkan perpustakaan ini sambil meningkatkan selalu kemampuan bahasa asing kalian, sebagai Mahasiswa UIN saya minta niscayakan untuk menguasai Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. 

Bagi seorang yang hidup secara modern maka janganlah  masalah bahasa itu menjadi hambatan bagi seseorang untuk mengembangkan pengetahuan. di Awal kuliah tahun 1974/1975  dahulu lembaga Bahasa Dikampus melaksanakan pelatihan Bahasa Asing Arab dan Inggris dilaksanakan secara wajib oleh Kampus. Semua mahasiswa wajib ikuti. sayang sekali kita ketiadaan sarana dan metode yang mutakhir dalam study bahasa sehingga hanya mereka yang mengkhususkan diri saja yang ternyata sangat mengusai kemampuan berbahasa iniu, yang lain dikarenakan jarangnya menggunakjan bahasa asing akhuirnya keterampuilan berbahasa aing berkurang sedikit demi sedikat dan akhirnya benar benar nyaris musnah. 

Saya menghimbau para jama'ah yang sekarang masih berstatus sebagai mahasiswa memanfatkan Maktabah Samalah ini sebagai peluang emas yang harus disyukuri , studilah untuk kemajuan Bangsa dan Negara Kita anjurkan untuk para generasi muda kita, uta,manya mulai dari mahasiswa niatkan untuk menjadi salah saru anggota dan berlomba lomba dalam belajar dengan segala kelincahan dalam berbahasa asing. 

Secara pribadi saya berharapo kiranya Bapak Dr. Muslimin agar kiranya berkenan menyelang nyelingi materi ceramahnya yang perpegang kepada buku tertentu itu sesekali diambilkan dari apa yang ada didalam Maktabah Samilah, karena Maktabah Samilah tentu tidak hanya terkait sesuatu yang diambil dari Masa Lampu saja tetapi juga sesuatu yang berjiwa kekinian. Walaupun orang menulis sebuah buku baru itu pada umumnya sudah tertinggal dua tahun, setahun sebagai proses terjadinya ditambah lagi setahun dalam proses penulisan dan pencetakan atau penerbitan. Namun kenyataannya banyak juga buku buku yang sudah setahun lebih berada di toko buku, tetapi kita belum juga tahu kehadiran buku tersebut. Oleh karenanya bagiu kita yang awam ini maka segala sesuatu terkait buku, bila kita memang belum banya atau belum memiliki pemahaman yang memadai maka sesungguhnya buku tersebut adalah baru. 

Lain halnya bagi mahasiswa ketika akan meneliti sesuatu dan menggunakan analisis dwengan metode tertentu umpamanya maka adakalanya pihak akademis mengharuskan daftar bacaan dan kutikan harus sekian bahasa lokal dan terbitan setempat,  sekian buku baha asing, sekian buku terjemahan, sekian buku terbitan maksimal tahun, tertentu dan ada ada lagian buku terbitan sepuluh tahu, atau lima tahum terakhir dan seteruisnya.  Tentu dalam hal ini kita banyak berharap kepada Bpk  Dr Muslimin, dan atau kita bisa juga berharap justeru beliau mengajak atau menghadirkan narasumber lain sebagai pendampingnya, tentu atas seijin pihak Takmir atau orang orang yang titunjuk. 

Wallohu a.lam bishowab. 

Rabu, 14 September 2022

KITA TIDAK DALAM KEADAAN BAIK BAIK, MARI KOBARKAN PERSATUAN

'    

TNI LAHIR DARI RASA PERSATUAN YANG DALAM

JANAGN SERET TNI ke dunia politik , Belum lagi ada TNI dahulu Islam sudah membangun dan mempertunjukkan rasa kesatuan dan Persatuan, Pada masa awal Kemerdekaan Islam merubah Piagam Jakarta untuk membangun Kesatuan dn Persatuan Ummat Islam menjadi plopor persatuan dan Kesatuan adalah dengan menggunakan dasar dasar ajaran Islam berdasarkan Al Quran dan Sunnah Rasul, karena Islam memiliki segudang sejarh dan itu terangkum baik dalam

KENA BATUNYA! BUZZ3R GANJAR EKO KUNTADHI DICARI WARGA NU SETELAH HIN4 US...

BUZER BAYARAN BIASANYA KEBAL HUKUM

Kediri -

Heboh cuitan pegiat media sosial Eko Kuntadhi karena dinilai menghina Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo. Pondok Pesantren Lirboyo buka suara.

Dalam video tersebut, Ning Imaz sejatinya menjelaskan soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Eko mentwit, "Jadi bidadari itu bukan perempuan?" Dia juga mengunggah video Ning Imaz dengan menambahkan kata-kata tak pantas.

"Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan," cuit Eko pada Selasa (13/9).

A

Baca artikel detiknews, "Ramai Eko Kuntadhi Dianggap Hina Ning Imaz, Ponpes Lirboyo Bereaksi!" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6290567/ramai-eko-kuntadhi-dianggap-hina-ning-imaz-ponpes-lirboyo-bereaksi.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

BISA JADI karena ternjur merasa  kebal hukum seorang Buzzer bayaran yang  setelah berulangkali melakukan kesalahan dan Dia tahu ada pihak yang mengadukan tetapi  ternyata tak terkunjung ditangani secara hukum, lalu para nettizen memiliki keyakinan bahwa memang ada Buzer Buzer tertentu yang  diyakini memiliki kekebalan itu, sehingga  netizen memiliki kemampuan untuk menyebutkan nama nama mereka yang memiliki keberatian luatr biasa dan tak segan segan atau sedikitpun rasa kekhawatiran ada pihak puihak yang kecewa dengan pernyataan ataupun tulisan mereka. Dan ada lagi identitas para buzer perkasa itu adalah rasa bencinya kepada Islam.

Salah satu mereka yang diyakini memiliki  kekebalan hukum itu baru baru ini melakukan Penhinaan kepada seorang Ustadzah dengan cara mengedit konten ceramah Sang Utazah sehingga konten tersebut memiliki pengertian yng bertentyangan dengan apa yang telah disampaikannya dalan ceramahnya, stelah mereka menedi dan mengedarkan hasilnya  dan berhasil viral, maka banyak respon dan respon itu menjadi semakin semarak setelah orang selama ini dikenal seperti memiliki kekebalan itu memberikan respon yang luar biasa. itu. Kami menampilkan  sebuah youtube yang merespon dan sebuah media tulis yang juga banyak  yang membaca. Bagaimana si Buzer melakukan tindak penghinaannya kepada Sang Ustazah. 

Cuitan Eko Kuntadhi yang sudah dihapus dari Twitter 

Inilah wajau Ustazah Imaz Fatimatuz Zahro  dengan panggilan Akrabnya sebagai Ning Imaz Pondok Pesantren Lir Boyo  Dalam sebuah Yoiutube yang di terbitkan oleh internal NU dan konten yang disampaikan oleh Ustazah terkait dengan tafsir Quran dalam pasal yang dimuat dalam Al Quran sebagai Kitab Suci yang sangat dihormati oleh Ummat Islam. Oleh Eko Kuntadi yang dikenal sebagai tokoh buzer bayaran kelas kelas Wahid. Cuiotan Ekon Kuntadi selaku tokoh buzer bayaran memang memiliki pendukung mencapai ribuan orang , gikabarkan bahwa pasukan itu melancarkan komentar yang tidak kalah kasar dan  kotor bahkan jorok menjijikkan dalam 

Bahkan seorang Pengurus MUI yang kebetulan beliau adalah orang tua dari Ustazah yang dihina dan dan dinistakan   beliau mengatakan saya tak sanggup mendengar dan apalagi mengingat ingatnya dan  apalagi menucapkannya. 
Eko Kuntadi sepanjang yang biasa ditampilkannya sendiri dalam berbagai penamp[ilannya di media dan apalagi tulisannya menunjukkan rasa benci yang teramat sangat kepada banyak tokoh Islam, memang begitui entengnya dia mengata ngatai para ulama dan pimpinan Islam yang tidak sejalan dengan sikap politik Pemerintah. Tapi memang sepertinya pasukan Eko Kuntadi di Medsos memang banyak, tugas mereka adalah memberikan dukungan kepada Eko Kuntadi dan. Mungkin karena mereka dikenal sebagai buzer bayaran maka bisa jadi para pendukungnya juga sama sama dapat bayaran walaupoun jumlahnya bisa jadi jauh lebih kecil dibanding pimpinan mereka.  Logisnya seperti itu.

'    
                                           
Nampaknya Eko Kuntadi ada di barisan Cokro TV nya Ade Pernando. Hanya saja beda  dengan Ade yang Doktor, Tenaga dan kekuatan Eko adalah terletak pada kebenciannya kepada Islam, sedang Adfe Pernando sedikit agak berteori dalam usaha ingin menelanjangi tokoh tokoh Islam.   Dalam suatu kesempatan ketika Ade mendengar ada ahli waris seorang yang dituduhkan kayaraya, sang ahli waris menyatakan ke khalayah bahwa mereka akan menyumbang trilyunan Rupiah 
Tidak kurang dari seorang Ade Armando ketipu kalau ini hanya sekedar ngpreng secara konyol. ternyata pihak yang dimaksud dengan segala oujian selangit yang katanya akan menyumbang Pemerintah mengatasi bertruk truk uang rupiah itu tak lebih hanya preng saja. Banyak pejabat yang tertipu untuk hadiri dalam acara yang diselenggarakan. Belakangan pihak Bang mengatakan tak menemukan adanya kekayaan si penyumbang, yang ada hanyalah bahwa perusahaan yang bersangkutan sedang ditagih hutang hutangnya yang selama ini sudah lama menunggak.



Ade Armando yang lulusan S3 Amerika juga terkena preng, Ade Armando terlanjur memuji muji bahwa kturunan Cina di Indonesia sudah tak terhitung lagi jasanya untuk menyejahterakan rakyat dan Bangsa Indonesia, lalu Ade Armando dengan pongahnya mempertanyakan 'apa yang bisa disumbangkan oleh ummat Islam kepada Indonesia'  Islam adalah mayoritas pendudukj Indonesia. Ade Armando yang dikanl sebagai seorang doseb yang memiliki pemikiran kritis, objeltip, bahkan adil, tetapi sayang pemikirannya bila sudah berbuicara tentang ummat Islam kebenciannya mendidih dan kehilangan objektivitas, nafsunya seperti ingin sekali menelanjangi para ulama, Kiyai, Habib, Ustad. Dia sepertinya berharap Islam akan kehilangan nama setelah ditelanjangiu Ade Armando, sayang nasibnya memang sial, Ade Armando ditelanjangi Anak aanak muda pendemo di depan DPR  syukur masih tersisa celana dalamnya. Semoga Indonesia bisa semakin baik nanti stelah dipimpin oleh Pemenang POemilu yang berlangsung secara jurdil dan terhormat. Semoga Allah tetap mengasihi kita semua. Aamniin.


Kediri -

Heboh cuitan pegiat media sosial Eko Kuntadhi karena dinilai menghina Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo. Pondok Pesantren Lirboyo buka suara.

Dalam video tersebut, Ning Imaz sejatinya menjelaskan soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Eko mentwit, "Jadi bidadari itu bukan perempuan?" Dia juga mengunggah video Ning Imaz dengan menambahkan kata-kata tak pantas.

"Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan," cuit Eko pada Selasa (13/9).

Baca artikel detiknews, "Ramai Eko Kuntadhi Dianggap Hina Ning Imaz, Ponpes Lirboyo Bereaksi!" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6290567/ramai-eko-kuntadhi-dianggap-hina-ning-imaz-ponpes-lirboyo-bereaksi.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

 

Kediri -

Heboh cuitan pegiat media sosial Eko Kuntadhi karena dinilai menghina Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo. Pondok Pesantren Lirboyo buka suara.

Dalam video tersebut, Ning Imaz sejatinya menjelaskan soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Eko mentwit, "Jadi bidadari itu bukan perempuan?" Dia juga mengunggah video Ning Imaz dengan menambahkan kata-kata tak pantas.

"Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan," cuit Eko pada Selasa (13/9).

A

Baca artikel detiknews, "Ramai Eko Kuntadhi Dianggap Hina Ning Imaz, Ponpes Lirboyo Bereaksi!" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6290567/ramai-eko-kuntadhi-dianggap-hina-ning-imaz-ponpes-lirboyo-bereaksi.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Senin, 12 September 2022

Ustd CANDRA ALAMANDA PERKUATLAH DIRI HADAPI GODAAN SYAITHON

'    


BARANGKALI karena Syaithon tak nampak sehingga kita sebagai manusia seringkali lalai untuk menyadari bahwa sesungguhnya syaithon itu adalah musuh yang nyata, sementara ciri ciri syaithon telah dinyataka dan diperkenalkan kepada manusia baik melalui Firman Allah maupun pesan dari Rasulullah Muhammad SAW, serta keterangan selengkapny hingga sesunggunya bahwa syaithon itu adalah musuh yang nyata, tetapi di lain phak manusia sering lalai dn lupa sehingga Ustad Candra berkenan menyampaikan dan kembali menegaskan sesuai dengan Firman Allah dan Sabda Nai Muhammad Saw bahwa syaiton itu adalah musuh yang nyata.

Semoga saja kita tak bosan bosannya mendengarkan dengan cara memutar ulang youtube ini sehingga semua aspek kita tangkap, karena banyak hal yang harus dilakukan sehingga  kita tak terpedaya  oleh strategi  syaithon. Untuk menghetahui keberadaan setan secara fisik memang tidaklah mudah, tetaoi dikatakan bahwa sesungguhnya syaithon itu tidaklah sepenuhnya ghaib,  karena bangsa syaithon itu terdiri dari bangsa jin  yang gaib dan Bangsa manusia yang nyta. syaithon yang termasuk Bangsa Manusia dapat kita lihat dengan mata kepala kita. Namun demikian bangsa syaithon ini sangat takut dengan bacaan yang Ilahiyah, Maksudbya bahwa bangsa syaithon akan sangat ketakutan manakala melihad ada seseorang yang sedang berdoa kepada Allah, terlebih manakala doa itu dibacakan, benar benar dalam keadaan khusyuk dan berserah diri kepada Allah, pada saat kita berdoa, maka sesungguhnya pada saat yang bersamaan syaiton sangat sedih, kecewa dan bahkan sangat tersiksa. 

Kita memang arus memiuliki banyak hapalan doa. sehingga manakala kita membutuhkan u ntuk berdoa tentang sesuatu maka kita dapat melakukannya secara spontan, terlebih memang secara fisik kita sudah mencapai kelayakan untuk berdoa, maka langsung kiota bacakan doa sepanjang tidqn menyalahi kaidah dan etika dalam berdia. Maha selagi ada hayat dikandung badan maka jangan oernah lepas berdoa, doa adalah senjata bagi seorang Muslim. 

Walllohu a'lam bishowab.

SHOLAT MAGRIB BERSAMA USTD MARDIANSYAH


SENGAJA SAYA  membuat vedeo ini untuk membantu ta'mir mendokumentasi kemajuan yang tercapai dalam usaha memakmurkan masjid. Tetapi kali ini tulisan sedikit meleset saya kaitkan dengan pesan seorang Sahabat sesama Lansia. Tetapi sebelumnya saya ingin mengomentari tentang kehadiran anak di Masjid ini. Kebetulan Maghrib 10 September 2022 yang lalu saya memang kurang sehat, namun tak maslah untuk mengunjungi dan meninggalkan Masjid karena hanya dalam sekitar dua ratusan langlah saja sudah sampai ketempat. 

Ada suatu kejadian yang menjadi kenangan kenangan yang insya Allah indah, seusai melakukan perekaman berlangsungnya sholat Magrib 10/9/22 yang lalu secara kebetulan ketika hampir mencapai pintu keluar masjid Aljihad Perum Korpri dengan didorong suara gemuruh dari tawa mereka  mereka seperti akan memaksakan masuk  terlebih dahulu. sebenarnya saya sudah menghindar sehingga mereka leluasa masuk tetapi ternyata sia sia, karena mukan hanya berebut masuk, tetapi dalam waktu bersamaan juga salingh serang. 

Di hari tua dalam usia sudah masuk ke angka 68 tahun  saya ternyata telah kehilangan banyak dari kelincahan kelincahan yang pernah saya miliki, dahulu ketika masih suka bermain seoakbola saya  terbilang memiliki kelincahan di atas rata rata dari teman teman yang biasa biasa saja. 

Kemarin ketiga kepergok anak anak suka tidak suka saya harus membuang diri agar tidak konyol, tetapi sayang seribu sayang saya kehilangan keseimbangan badan sehingga tak mampu menghindari untuk melanggar  badan seorang jama'ah  yang bertumbuh sangat tambun itu. Keuntungan bagi saya, tetapi sangat mengejutkan bagi pria tambun bernama  Fauzi Nazran itu tak mampu saya hindari tetapi justru dengan  badan tambun itu   beliau justeru menjadi pelindung saya sehingga tak perlu berbenturan dengan benda teras ataupun lantai. Tetapi saya bersyukur dan sangat terlindungi oleh tambunnya tubuh Fauzi Nazran yang searu harinya bertugas sebagai Marboot di Masjid Aljihad, alhamdulillah Allah nanti yang akan memberikan ganjaran secara tak terduga duga.  

Seorang teman sesama jama'ah menasehatkan kepada saya sebagai seseorang yang sudah berusia tak muda lagi ini, hindarilah jatuh dan benturan, yang bersangkutan pernah terjatuh karena terpeleset oleh jalan yang licin menuju masjid, sekilas jatuh hanya terpeleset  saja tetapi rasa sakit ditubuh ternyata tak kunjung sembuih dalam waktu tiga Minggu lebih, itu cerita teman yang deusia dengan saya.  Rasa sakat akan terasa sekali ketika ambil posisi berjalan. beralih cara duduk, ketika bersin, ketika batuk, dan bahkan ketika berdehem. Tetapi ihkaslah kata sahabat tadi, karena Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang ternilai harganya. 

Yang ingin saya katakan marilah kita ramaikan jama'ah  Anak anak di Masjid kita, tetapi semakin ramai anaj anak datang hendaknya takmir menugaskan beberapa Pemuda yang bisa melakukan pengawasan, bahkan manuntun pelaksanaan kegian mereka sevara cersama sama, sehingga mereka memahami bagaimana seorang anak bisa ikut memakmurkan Masji. 

Dahulu sekitar tahuun 1995 di Masjid ini sangat banyak sekali jama'ah anak anak, mereka pra sekolah, SD dan SLTP  tetapi dalam waktu bersamaan banyak pula mereka sudah Mahasiswa dan bahkan menjelang penyelesaian kuliahnya,  pada saat itu mereka bergabung dengan anak anak, sehingga pada saat itu memang tak perlu tenaga hukus. Beda denga sekarang anak anak butuh pendampingan sehingga kagiatan anak anak juga diarahkan untuk bisa menggantikan peran kita yang sudah mulai trua ini, dan kita akan tak sanggupo lagi banyal berpartisipasi untuk kemakmuran Masjid Aljihad yang kita cintai ini. 


Jumat, 09 September 2022

MAU PAHALA YANG MUDAH ... DATANGLAH KE MAJLIS TA'LIM

PAHALANYA LEBIH DARI SHOLAT SUNNAT SERIBU ROKAAT 


SEORANG SAHABAT  bilang kepada saya Pak Fachruddin jangan dibiasakan  bicara seperti itu sebelum jelas jelas kebenarannya, saya sangat terkejut dengan peringatan seperti itu sungguh itu di luar dugaan saya, karena dahulu ketika pertama saya menerima intmasiu tentang bahwa hadir di majelis ilmu pahalanya lebih baik dari sholat sunnat sebanyak 1000 rokaat saya gembiranya luar biasa, adaah sangat mudah dan berkah luar biasa tak terhingga hanya duduk manis damajelis ta'lim dan sering pula panitia menyediakan kue kue makanan dan minuman secara gratis kita hanya diminta hadir ucapkanlah doa kepika datang dan ucapkan kembali ketika selesai dan mau pulang, jangan sekali kali mempersoalkan apakah Allah akan berkenan memberikan kita pahala yang luar biasa, apalagi kita memutuskan untuk melakukan study kritis tentang kebenarannya, saya nilai kita akan rugi sendiri karena kita sebagai masyarakat awam tidak memilikli keteramp[ilan untuk melakukan study itu, apalagi ini sangat terkait dengan sesuatu yang merupoakat hak Allah. 

Jika Kita mau hitung hitungan dan mencari kepastian tentang sesuatu yang merupakan hak Allah, maka yang harus kita lakukan adalah meminta kepada Allah agar kita diberikan kemudahan dan kemurahan dari Allah, tak salahnya bila kita mendapatkan sesuatu yang melebihi dari pahala sholat sunnat 1000 rokaat ataupun lebih jika Allah berkenan. Kemurahan dari Allah itu sangat kita harapkan karena dosa kita ini sudah terhitung banyaknya,  

Dari abu Dzar, dai berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Abu Dzar, kamu berangkat dipagi hari lalu mempelajari satu ayat dari kitabullah, lebih baik bagimu dari pada kamu melakuka sholat seratus roka’at dan kamu berakat dipagi hari, lalu mengajarkan salah sati bab dari ilmu, baik diamalkan atau tidak, lebih baik darimu dari pada kamu melakukan sholat seratus roka’at.” (HR. Ibnu Majah) dan sanadnya hasan

Maka ketika kita hadir di majelis ilmu kita harus meminta kepada Allah dimudahkan untuk menerima dan memahami sesuatu yang bermanfaat, kejarlah upaya memahami ucapan demi ucapan dari penceramah sampai menemukan kalimat yang harus kita tangkap dan ingat ingat untuk menjadi ilmu atau pengetahuan yang baru ataui setidak tidaknya memperkuat pengetahuan kita yang lama. Lalu kita sebut sebut dalam hati hingga kita memiliki rumusan sikap dan kita ingat ingat serta patrikan dalam hati. Lalu lakukanlah apa inti yang diajarkan  untuk dilakukan,dan biasakanlah melakukan itu.Serta peliharalah pikiran dan kembangkan agar kita memiliki pemahaman dan kepatuhan kepada ajaran agama untuk lbih baik lagi. 

Agar kita mendapatkan sesuatu dari majelis ilmu maka letakkanlah posisi kita serendah mingkin, sehingga ibarat meminta air minum dengan sebuah gelas maka posisikanlah belas itu lebih rendah dari teko sumber sir, jangan sekali kali meletakkan diri di atas penceramah dan guru atau ustadz yang ditugaskan mengisi acara itu, sehingga dalam mendengar ceramah bukan sibuk mencari kekurangan atau kelemahan saipencaramah untuk menolak semua materi ceramahnya.Bila kita menilai  bahwa kualitas sipenceramah  ada di bawah kita maka akan sulit untuk mendapatkan hikmah dari kehadirannya, untuk itu maka selain kita bisa merendahkan hati kita, meyakinkan penceramah memiliki segudan kebaikan yang tidak kita miliki, selain kita doakan penceramah lancar melaksabnakan segala sesuatunya, kitapun dikemudahan dalam menerima dan mendapatkan sesuatu dari acara tersebut. 

Saya teringat ketika pada saat itu Pandemi belum lagi dirasakan sebagai ancaman yang mendesak, ada jama'ah yang mengajak untuk mennyelenggarakan jama'ah studi al Quran, buka sekedar ngaji Quran, tetapi sudy Al Quran. Lalu saya menyatakan mendukung dan saya menjanjikan untuk meminta ijin kepada ta'mir masjid. Alhamdulillah saya memberanikan diri menhadap Wakil Ketua, meminta dan memohon di dirikan kegiatan study al Quran. Alhamdulillah ternyata ada respon yang sangat positrif dari Wakil Ketua, beliau mengatakan silakan pintu musholla sangat terbuka, jika akan kumpul kumpul di masjid, monggo silakan. Senang sekali rasa hati saya mendapatkan respon positif. 

Apalagi ada tambahan dari beliau nanti jika memang acara jalan dan pesertanya banyak, kita akan pikirkan segala sesuatunya, wah rasanya benar benar mendapatkan durian runtuh. Langsung saja pada malam hari dalam pertemuan dengan jama'ah Study Al Quran  saya sampaikan bahwa majelkis kita ini mendapatkan respon dan bahkan dukungan serta janji akan memikirkan segala sesuatunya manakala jama'ah ini ternyata berkembang dengan baik dan jumlah jamama'ah yang besar. Dan program itu alhamdul;illah bisa kami  selenggarakan sebanyak sembilan kali sebelum menjadi buyar akibat para mahasiswa dipulangkan kartena adanya Pandemi Covid 19. Untung dibeberapa pertyemuan itu suatu malam ketika acara hampir selesai Wakil Ketua  tiba tiba datang ke majelis yang hampir ditutup ptu.

Beliau menyatakan kaget memang sempat meperhatikan adanya beberapa kali pertemuan, yang membuat  beliau terkejut karena tak menerima laporan sebelumnya, Tetapi setelah kami lihat sendiri dipenghujung acara  dan saya menjadi paham ini acaranya bagus, untuk memanfaatkan waktu yang terluang, daripada kita melakukan yang tidak penting,  maka pertemuan semacam ini dan membahas Al Quran sata kira itu sesuatu yang bagus.  Selaku pengurus beliau mengatakan bahwa dipersilakan kepada jama'ah silakan manfaatkan  musholla khusus uantuk yang baik baik saja, yang penting dijaga saja. Sayang  setelah beberapa pertemuan berikutnya, acara ini benar benar tutup Mahasiswa pulang ke kampung. 

Pada suatu saat memang sempat berdiri lagi, tetapi pesertanya semakin sedikit, dan kamipun gagal memenuhi harapan pengurus, tetpi bukan kami bermalas malasan, tetapi Covid Pandemi 19, benar benar menjadi acaman.  Wallohu a'lam.       





Senin, 05 September 2022

CERAMAH Dr MUSLIMIN DARI SERIUS SAMPAI GERGERAN

 

SEBUAH PROSES MENUJU FORMAT IDEAL 


Dr. MUSLIMIN  memng juga sebagai jama'ah  Masjid Al Jihad karena dulu rumahnya hanya sekitar (an)  100 M (an) dari Masjid Aljihad, tetapi beliau pindah rumah dan mmbeli sebidang tanah menurut kon sep dan perencanaan selain beliau membuat Masjid dalam ukuranb sedang Beliau juga akan memebangun sebuah  Pesantren, mari kita doakan beliau agar dengan Ridho Allah segera tercapai dan tidak membutuhkan waktu yang lama.   

Kali ini sudah sekian kali tampil di acara "Kajian " yang diselenggarakan oleh Masji Aljihad, dan para jama'ahpun sebenarnya cukup beragam, karena acara semisal ini  sudah sering dilakukan tetapi memang aktivitas dakwah semacam ini tidak gampang untuk memakmurkannya. 

Aerinya Bapak Dr. Muslimin membutuhkan proses untuk saling menyesuaikan,harus ada upaya yang sama dari kedua belah pihak, yaitu Penceramah dan dan jama'ah.  Memang untuk bisa mencapai sesuatu yang ideal harus ada pihak yang mampu menghimpun sekian banyak data yang menggambarkan model tipe penceramah dan dan juga tipe jama'ah yang kita miliki. Namun demikian.

Pihak yang memberikan masukan yang bisa mendekati  ketepatan adalah mereka yang memiliki Pengalaman, serta didukung oleh ilmu ilmu yang mendukung serta keinginan acara ini bisa berkembang,  harus ada yang bisa menggatukkan antara kepentingan Bpk Dr. Muslimin sebagai sosok yang sedang mencari pengalaman sebanyao banyaknya untuk mempersiapkan sebuah Pesantren yang modern disekitar tempat tinggalnya sekarang dengan jama'ah kita. 

Sudah lama ada pihak yang menganjurkan agar pendataan penduduk terkait dengan upaya memakmurkan masjid di Sekitar Masjid Al Jihad segera dilaksanakan sehingga dengan data data yang ada kita bisa segera menyusun Program Rencana Induk Pengembangan Masjid Aljihad. Tetapi sayangnya usulan yang sangat begus itu belum lagi mendapatkan respon positip. sehingga kita selama ini menjadi terbiasa dengan menempuh bekerja tampa program.dan membuat program tampa data. Padahal data dan rencana itu sangat mendukung. 

Secara pribadi saya saya sangat mendukung dan bersimpati kepada upaya Bapak Dr Muslimin yang menurut hemat saya juga sedang melakukan penyesuayan dengan jama'ah agar pelaksanaan  Pengkajian Keislaman di Masjid Aljihad sehingga saya menangkap adanya upaya beliau untuk melakukan penyesuaian  untuk bisa melakukan saliung penyesuaian yang terencana terprogram berdasarkan data data yang lebiuh akurat. Sehingga kita bisa memprogramkan sesuatu secara lebih terencana dan semakin tertata. 

Dalam hal ini,  tentu saja sama sekali  saya tak memiliki kapasitas sedikitpun. Hanya saja dalam kesempatan ini saya ingin becara sertingan ringannya dan juga jauh dari nilai nilai akademis. Peran saya di Masjid yang baru berdiri ini saya mengambil posisi dan peran disudut kecil yang nyaris tampa arti, tetapi saya cukup merasa terhibur karena saya menyadari keterbatasan saya. Saya mencoba untuk memindahkan rekaman vedoa dan foto saya terkait dengan aktivitas di Masjid Aljihad ini menjadi format Youtube  

Sebetyulnya saya hanya ingin youtube  yang sudah mencapai angka  40-an jumlahnya ini akan tersimpan dalam waktu yang selama lama mungkin, tetapi sayang demikian susahnya meminta bentuan kepada para jama'ah, saya coba menggunakan kedekatan meminta untuk membantu setidaknya memilih salah satu tiga hal, yaitu like, coment and share, setiap kali menrbitkan katra dakwah melaluiu youtube ini, tetapi syukurlah saya  memang sudah tau sebelumnya bahwa youtuber tak boleh cengeng, termasuk kepada jama'ah sebagai anggota kelompok di mana kita mengabdi. 

Setidak tidaknya kepada para jama'ah jika tidak keberatan setidaknya menekan tombol laik, untuk menunjukkan suka, tetapi jikia memang dihati kecil tersa tak memiliki alasan maka silaka saja tekan tombol unlike dan kita akan berterima kasih juga bila ketidak sukaan disertai sebuah alasan mengapa tak suka .... dan tetap kami akan berterima kasih buila youtube yang tidak anda sukai itiu dikirik ke sahabat sahabat anda .... dalam prospek menghadirkan youtube selama lama mungkin, anda akan tercatat sebagai pemilik jasa ... itu bila dilihat dari prospektip yaotube ansich. Hanya saja ada unsur yang tidak sejalan dengan dengan dunia dakwahj kita jelajahi. 

Yang harus kita ketahui adalah jangan sampai tidak berparetisipasi dengan dakwah melalui youtube yang kami terbitkan, karena manakala anda pasip maka justeru anda telah berpartisipasi untuk meniadakan youtube dalam jangka waktu yang lebih cepat lagi, karena kenyataannya sikap pasif dalam youtube justeru sangat berjasa dalam menghapus youtube. Dengan kata lain akan lebih buruk jasanya dibanding menyampaiukan partisi negatip. Itu bedanya dengan yang bukan youtube. 

TERKAIT  ceramah Pak Dr. Muslimin saya tidak memberikan saran tetapi  justeru peremintaan  akagar kita bisa saling kerjasama lebih baik, dan saya tidak ingin bcara tenbtang konten, saya hanya membatasi hanya sekitar terkait teknis keyoutuban, perlu saya sampaikan bawa dengan  sistem yang saya gunakan dalam youtube inbi ini sangat terikat dengan persaratan  bahwa durasi youtube hanya 15 menit maksimal, pihak Youtube tidak bersedia menerbitkannya jika melebih ukuran maksimal durasi, yaitu 15 menit maksimal. Jika boleh saya ikut memberikan usul maka babakan ceramah saya usulkan menjadi tiga babakan, dan inipun saya mengutip apa yang pernah dilakukan dosen kami dulu. 

Tahap satu (1) dosen saya membuat suatu pernyataan singkat yang  sarat dengan arti, anggap ini sebagai mukaddimah sehingga kami selaku mahasiswa dan dipenghujung beliau menyampaikan muikaddimah itu beliau mewngatakan  ada sejumlah penulis yang tel;ah menuluis buku tentang itu, disebut nama nama peulis itu,  Dalam tahap ini dosen kami  telah menjelaskan betapa pentingnya hal itu dipahami oleh mahasiswa dengan melihat sejumlah perkembangan yang terjadi.   Keahlian dosen bersangkutan dalam meracik materi kuliah dengan literatur kelasik itu sehingga tulisan ratusan tahun lalu itu tiba tiba saja menjadi sesuatu yang hidup ... lalu baru buru beliau masuk ke tahap berikutnya. 

Tahap dua (2) Pak dosen mengeluarkan lima buah buku klasik  seperti apa yang diulasnya dalam pembukaan kuliah itu, tetapi kenyataannya beliau hanya membuka tiga buku saja sebagai rujukan dan menjanjikan dua buku berikut sesudahnya membahas tiga buku terdahulu. Setelah beliau membacakan sejulah haddits lalu beliau terjemahkan dan menceritakan situasi pada saat hadist itu muncul, lalu dilengkapi dengan situasi pada saat itu yang melatarbelakangi asbabul khuruj. 

Sebagai mahasiswa pada saat itu yang sedang mengikuti bahasan buku klasik benar benar perasaan kami tidak sedang berada pada upaya memahami dan menghayati situasi kesejarahan. tetapi dalam uraian bebas yang mengalir dari pemikiran beliau kami dihantar kada situasi kekinian jauh lebih dalam dibanding pada tahap pendahuluan, yang membuat kami terdiam menyimak Dan semakin kami menyimah semakin kami di hanyutkan dengan situasi kekinian, hingga kami tak sadar ... tiba tiba kami dikujutkan ternyata sudak memasuki babak pertanyaan/ diskusi 

(3) Tahap ketiga diskusi ... 

Saya tentu saja mohon mahap kepada semua pihak karena apa yang saya tuliskan ini lebih dilatar belakangi un tuk mencapai berbagai kemudahan dalam menyusun youtube sehingga tidak perlu sibuk sibuk mengedit gambar yang isinya menghilangkan sejumlah materi ceramah, lantaran tanggung saya karena harus dibuang lantaran kelebihan volume, sedang dibuka terbitan baru terlalu pendek. Dan kami sering sekali dipojokkan dengan situasi seperti ini dalam pengedit youtube.  Seoga bermanfaat.

 


Kamis, 01 September 2022

YASINAN PERTAMA PASCA PANDEMI 2019

SEMOGA ACARA INI BISA BERKEMBANG 


JIKA TIDAK tersilap dalam mengingat, maka  yasiinan kemarin malam di Masjid Aljihad ini  adalah yasinan perdana pasca pandemi, 2019, tapi memang yasinan sudah non aktip beberapa tahun sebelumnya karena konon rencananya pada saat itu akan terjadi sebuah modernisasi program tetapi sayangnya program yasinan dinon aktipkan sementara modernisasiya belum siap sehingga akhirnya para jema'ah sepakat untuk tetap megadakan yasinan tetapi dengan cara berkeliling dari rumah ke rumah secara bergiliran. Dan acara Yasinan bergilir dari rumah ke rumah inilah yang sesungguhnya murna terhalang akibat pandemi . dan baru kali ini dihidupkan kembali. Alhamdulillah. 

Dengan diselenggarakannya acara Yasinan kemarin malam, tepatnya pada 30 Agustus 2022 itu pertanda di mulainya aktivitas pengajian. Insya Allah nanti aktivitas mengaji bersama ini akan dibedakan dengan beberapa kelompok. (1) Kelompok 1 adalah terdiri dari sejumlah nama yang selama ini dikenal sebagai tenaga plopor, di mana mereka dipercayai sebagai imam selama ini, dan para imam ini bersepakat mendatang Imam Tamu di Masjid ini Kpada imam Tamu inilah diharapkan utamanya Imam tetap bisa mengambil pelung  untk betlatih bersama dan dalam pelaksanaannya membutuhkan kesepakatan untuk melakukan pertemuan untuk saling mengisi.dan saling tukar pengalaman bersama Imam Tamu. Target kelompok ini adalah meningkatnya keterampilan,dan kesempurnaan bacaan serta meningkatnya wawasan keagamaan/ Meningkatnya keterampilan sebasgai imam. Sehingga sebaiknya peserta memiliki target yang jelas. 

(2) Kelompok dua terdiri dari kelompok makmum biasa yang berusia tidak muda lagi, dan atau mereka yang membutuhkan bimbingan agar lebih lancar dalam membaca al Quran sambil berusaha meningkatkan hapalan sedapat mungkin. Kelompok dua ini setidaknya bisa diwarnai oleh dua tipe lagi, ada kelompok yang bersemangat dan ada lagi kelompok yang telah nyaris kehilangan semangat, dan pada umumnya kehilangan semangat itu karena adanya rasa malu yang disembunyikan. Tentu kita harus memiliki cara cara untuk membantu, untuk kelompok kedua ini membutuhkan suasana yang santai. 

(3) Kelompok ketiga mereka yang terbilang muda ada mahasiswa dan ada yang pelajar. Sebagian sudah hapal juz 'amma natau juz 30.  Tetapi karena mereka muda dan masih dalam proses pendidikan maka sebaiknya ditempuh jalur yang sedikit agak strengt. Ada mereka yang mahasiwa tetapi secara diam diam hapalannya dikalahkan oleh mereka yang masih SLTP/ SLTA. Jadi kita harus bisa melakukan penjajakan terlebih dahulu, selain faktor minat dan keinginan untuk menguasai al-Quran. Karena selain kita mengajarkan keterampilan membaca dan menghapal Quran kita juga harus memelihara dan mengembangkan  semangat dan keinginan memguasai Al Quran. Karena hapal al Quran adalah sesuatu yang mutlak untuk diupayakan dan di tanamkan di lingkungan mahasiswa dan pelajar 

 Jika dalam tahap awal pengembangan  pembelajaran al Quran di lingkungan jama'ah masjid harus ditelusuri dan bagaimana peta jika diadakan pendataan para jama'ah masjid. walaupun secara kasar dan sangat perlu dalam pendataan harus dimiliki oleh Pengurus Masjid, karena  peta jama'ah akan sangat menentukan ketepatan dalam penyusunan  program, program pembelajaran al Quran adalah sesuatu sangat diutamankan bagi setiap masjid, karena kedekatan para jama'ah dengan Quran itu sangat membantu bahkan menjadi ukuran keberhasilan dengan dalam upaya upaya membangun terkait upaya pemakmuran masjid. 

Masjid yang ideal adalah ketika jama'ah subuhnya sama ramai dengan jama'ah sholat jum'at, melalui chanel Masjid Aljihad kamiu sering kali menampiulkan tampilan bentuk youtube  ada youtube tentang gambaran sholat jum'at dan ada pula tampilan dalam bentuk youtube tentang pelaksanaan sholat subuh. Maka nantinya apapun program yang akan dilakukan oleh Masjid yang sama sama kita cintai ini harus memiliki sejumlah data pendukung, kita harus menggunakan juga cara cara akademis dalam menentukan program yang akan kita laksanakan sehingga  mampu mencapai hsil, dan sangat jelas ukurannya, yaitu jama'ah subuh sama ramai dengan jama'ah sholat jum'at. 

Wallohu a'lam bishowab.