foto

foto

Jumat, 12 Agustus 2022

#ngaji Kitab Fathul Bari Syarah Shahih Bukhari Bab Wudhu Masjid Al-Jihad...





SAYA MERASA TERPUKUL OLEH CERAMAH SINGKAT INI

 


SAYA INGIN jujur dengan cuplikan ceramah singkat ini, dan saya merasa terpukul dengan konten ceramah yang menurut saya sangat penting, materinya demikian menghunjam di ulu hati sanubari yang dalam. Tidak semua aspek cocok dengan apa yang sedang terjadi, tetapi ada aspek yang sangat menggigit sehingga sayang rasanya bila sampai sampai sedikitpun tak terhenyak dengan ceramah ini. Semoga Allah memberkati penceramahnya, pembuat videonya dan mereka yang ikut menyebarkan sehingga dapat diambil pelajaran oleh banyak orang, semoga saja termasuk kita kita ini. 

Tidak ..., saya tidak mengeluarkan dan untuk membeli sesuatu yang menyenangkan, lalu barang yang saya beli itu untuk mengejar kesenangan dan kebanggaan pribadi agar diakui oleh rang lain agar kita disebut sebagai bukan orang sembarangan, bukan ... bukan itu. Bukan itu sesalan saya, karena memang saya tak memiliki banyak uang untuk membelinya. Tetapi pada umumnya kita sebagai pensiunan ini pada umumnya telah mengalami keliru jalan. 

Semestinya pada usia 40 tahun permasalahan kita harus sudah selesai, artinya kita sudah tuntas mempersiapkan segala sesuatunya, umpama misal penghasilan bulanan, perumahan serta rencana biaya pendidikan bagi anak anak dan biaya lain sebagainya, manakala itu semua sudah kita persiapkan maka kita akan mengisi hidup kita untuk  melaksanakan ibadah kepada Allah. Bila skenario itu bisa berjalan  sehingga kita   kita tidak mengalami keterlambatan dalam memenuhi kekuarangan kita akibat bekerja sekolah berlama lama. 

Kita berharap munculnya penelitian yasng cermat tentang orang orang sukses dan termasuk diantaranya kayaraya, Pada mumunya mereka yang kayaraya itu telah menunjukkan hasil yang positif umumnya adalah di usia 40 tahu, Seorang penyanyi bernama Dik Doang  yang sudah malang melintang di dunia seni Dik Doang sukses dalam dunia seni ... tiba tiba dia meninggalkan dunia bisnis tetkala suksesnya  karir dan banjir banjirnya penghasilan, di mana dimana kehadirannya ditunggu tunggu dibeberapa Negara ... jangan ditanya berapa penghasilannya. dia mengundurkan diri dari dunia bisnis yang mengundang decak kagum dari keberhasilan mengambil keuntungan bagi pemilik perusahaan dan bagi dirina sendiri. 

Dik Doang mendirikan sekolah alam, dia mendirikan sekolah sekolah sederhana di sebuah lokasi yang tak pernah diminati para pengusaha. Untuk lokasi sekolah alam yang dia ciptakan.  Agak aneh dianggap orang orang . Beliau mendirikan bangunan  tetapi melarang pekerja tukang yang menyelesaikan rumah itui agar tidak perbah menebang dan apatah lagi memusnahkan sebatang pohonpun, karena burung burung yang selalu mendatangi lokasi itu sangat membutuhkan keberadaan pohon itu untuk kelanjutan kedupan berbagai macam jenis satwa satwa.

Dik Doang  berhenti dari pekerjaan yang sangat menggiurkan itu karena beliau merasa malu dengan Rasulullah SAW. Rasulullah meninggalkan dunia bisnis pada usia 40 Tahun untuk mengemban tugas mulia verbana Nabi atau Rasulullah. 

Dik Doang meninggalkan dunia biusnis diumur 37-an tahun dan menggeluti dunia dakwah dengan suatu keyakinan bahwa Allah kan menghidupi hambanya yang terjun ke dunia dakwah, dan kita harus memiliki keyainan yang kokoh dan memiliki kepercayaan penuh sehingga Allahpun tak segan segan memberi kita.  Meninggalkan pekerjaan menurut Dik Doang bukan karena akan santai santai dan poya poya, meninggalkan dunia bisnis bukan berarti diam tetapi justeru akan siap siap untuk lebih  sibuk dan semakin bermanfaat bagi orang banyak. 

Dengan niat berdakwah menurut Dik Doang bukan istirahat tetapi semakin sibuk, bila menemui sahabat yang kesusahan maka Dik akan membantu mereka mendapatkan rejeki,











AL-KAHFI Halaman

SEDIKIT DUNIA DAKWAH YANG SAYA TAHU

 

 
INNA LILLAHI wainna Ilaihi Rojiuun ... telah meninggal Ustad Nasir Hasan, Almarhum saya kenal sebagai sosok yang gigih melaksanakan dakwah dalam perjuangannya, semoga perjuangan beliau diterima Allah sebagai amal sholeh. Almarhum semoga diampuni segala dosanya   dan dilipatgandakan ganjaran amal kebajikannya.  sehingga layak disejajarkan dengan mereka yang dicintai dan dimulyakan Allah SWT. Aamiin  Dalam kesempatan  ini saya terpamcing mengenang beberapa orang yang yang saya nilai baik untuk  saya kenang  .Dalam segala kekurang pahaman, maka nama Buya Hamka bisa jadi nama yang paling  lengket diingatan saya, orang tua saya dengan segala kebanggaannya sering sekali menyebut tokoh itu. Tetapi baru saya melihat sosok Buya Hamka  dari dekat adalah Ketika beliau datang ke desa Pagelaran yang posisinya di seberang Pasar Pagelaran, saya melihat dari dekat, tetapi saya tidak menyalami beliau karena saya dan beberapa teman saya di dorong orang dewasa untuk memberikan jalan kepada Buya Hamka,Di belakang Buya Hamka berjejer seperti memberikan kawalan dan seorang lagi dengan badan yang nampak Sangat Gagah memyungi Buya Hamka dari rintikan hujan  dengan sebuah payung hitim. 

1978 saya lulus dari SD dan meninggalkan Desa yang selalu ku kenang itu menuju Tanjungkarang, dan belum lagi dua tahun kemudian di Bandar Lampung muncul nama seorang pendakwah, seingat saya namanya Wahid Ya'kub nama penceramah yang satu ini beliau menjadi populer di Bandar Lampung karena dalam waktu bersamaan ada Radio Swasta yang rajin memutar rekan]man ceramah Ustad Wahid Yakub secara berulang, dan dalam waktu bersamaan ternyata Wahid Yakkub memiliki dialek ke Lampuna an dalam intonasinya berbicara. Dunia dakwah di Bandar Lampung terasa sekali semakin semarak. di sekitar Tanjungkarang Telukbetung dan sekitarnya. 
 
Tetapi seingat saya dahulu awal saya kontak dengan dunia  Dakwah Lampung adalah bermula dari  Printah Pak  RM Sayid kepada saya  untuk menemui Bapak Bapak Rafiun Rafdy, akibat pertemuan dengan Bapak Rafiun   Rafdy  karena Bapak Rafiun sebagai salah seorang pejabat di Kementerian Agama, juga adalah pegian dakwah. Secara tak sengaja saya melihat Papan Merek Gerakan Muballigh Islam.
 
Pada suatu hari ketika saya menghadiri Reuni dengan kawan kawan lama, saya menjadi geli  sendiri karena    saya sepertinya terpaksa harus berkenalan ulang dengan seorang sahabat lsma, karena beberapa pertanyaan dari saya dinilai tak sesuai dengan apa yang sejatinya ada. Sampai kepada upaya kawan tadi untuk mengembalikankan ingatan dan kenangan. Beliau menanyakan dulu .... Kak Fachruddin kan ikut acara Pelatihan Kader dakwah GMI di Asrama Murti di Enggal Kan ....? Tanyanya. Sepontas saya jawab Iya ya ... saya ikut .... saya ingat Kak Fachruddin ikut dan saya ikut juga di acara itu.  Saya menjadi senang sekali dengan pertanyaan kawan tadi dan ingatan saya kembali terbuka jelas ... karena sesungguhnya kawan tadi sejatinya memang bukan orang lain bagi kami disaat itu
 
Dahulu ada tokoh yang kita kenal sebagai Dasir Hasan dan ada juga muncul kemudian yaitu Ustad Nasir Hasan. Dahulu saya banyak jumpa dengan Dasir Hasan yang pada saat itu tampil dalam usia yang masih nampak muda, sedangkan pada saat muncul sudah menunjukkan kematangan lewat wajah dan kalimat kalimat yang diucapkannya. Banyak para ulama dai yang ditampilkan dan saya juga berusaha meneladani mereka dengan segala hormat.
 

Saya terus terang tidak terlalu banyak kesempat untuk kontak dengan Almarhum Nazir Hasan, tetapi yang saya tahu beliau adalah dai yang juga tak kenal lelah. dan saya sangat sering hadir ketika beliau melaksanakan tugas sebagai khatib, sehingga saya tahu ciri khas beliau ketika Khutbah. Dewan Dakwah yang saya tahu perjuangannya antara lain menghimpun tenaga dai yang bersedia di ditempatkan diberbagai daerah yang dinilai kurang memiliki tenaga dawah, atau daerah yang ummat Islamnya banyak bersentukan dengan beberapa kasus yang mebuat ummat menjadi gelisah sehingga membutuhkan perhatian khusus. Sekedar hasil mendengar tak sengaja memang ada sejumlah daerah yang masyarakat Muslim selalu saja didatangi petugas missi yang mencoba untuk seolah membantuy mengatasi persoalan dan masalah yang dihadapi  berdasarkan hasil laporan dari masyarakat setempat yang jadi sasaran mengatakan bahwa  mereka sering ditawari mengikuti acara kegiatan agama lain. Alhamdulillah Dewan dakwah sangat sigap mengantisipasi hal hal seperti itu. 

Apa yang dihadapi oleh dunia dakwah sekarang ternyata  jauh lebih berat. Jika dahulu musuh kita yang sanggup terang terangan adalah PKI, Komunis dengan puncak penghianatannya adalah Gerakan 30 September 1965 (G 30 S PKI)   Terkait gerakan ini selain semakin banyak mereka yang terang terangan ingin membelanya di satu pihak dan dilain pihak mereka Keturunan Komunis telah berhasil memasuki dunia politik dan bahjan banyak juga rupanya mereka yang menduduki jabatan dalam Pemerintahan tak segan segan memberikan rasa simpati kepada paham dan politik Komunis ini. Dan sangat terasa sekali pengaruh sikap mereka ini kepada kelom[pok Islam. 

Jika dahulu menjelang pecah G 30 S PKI, kelompok Komunis genar sekali melakukan penyerangan kepada kelompok Islam dengan cara nebghujani kelompok Islam dengan berbag cercaan. Musibah besar menimpoa Ummat Islam pasca terjadinya Bom di Amerika dan beredar kabar Islam sebagai pelaku kejahan yang terstruktur, sehingga tersusunlah program yang sangat keji, yaitu Islamo Phpbia, yaitu penggalangan kesepakatan untuk membenci Islam. Dengan gerakan yang sistematis gerakan ini menunjukkan hasil yang maksimal, ke seantero dunia termasuk di Indonesia sendiri, gerakan untuk bersepakat membenci Islam berjalan mulus dan Islam seperti tak mampu menghindari berbagai cercaan dan tuduhan dengan berbagaiu gelar buruk yabg harus dicorengkan kepada Islam. di Indonesia.

Pada akhirnya PBB mengkampanyekan untuk menghentikan gerakan Islamo phobia karena ternyata pemboman di Amerika adalah taktik busuk untuk mencari keuntungan besar dari pengelola gedung yang menjadi sasaran pemboman

















 
 
 
 
 
 
 


Kamis, 11 Agustus 2022

MENDATANG MASALAH INI AKAN JADI BAHASAN SERIUS UNTUK MASA DEPAN



KAK IMAN nama sebenarnya  Dr. Muslimin dosen di UIN  Raden Intan Lampung, yang sekaramh terikat kontrak  Pembahasan Kajian Islam, semula beliau seerti berancang ancang akan menjelaskan Peta Perkembangan Pemikiran Islam tetapi sontak berubah akas harapan seorang peserta yang meminta diberikan penjelasan tentyang cara berwudlu  yang benar, maka serta merta pembahasan dirubahnya  menjadi Bab Thoharoh maka Malam Minggu kemarin Sabtu 30 Juli 2022, beliau Kak Imin  berkenan menyampaikan thema ini Qoyyiman au Qu,udan "Masihkan akan kecing Sambil Berdiri, Atau Dirubah menjadi Kencing sambil duduk. 

Semenjak ada perintah untuk kecing sambil duduk Rasulullah, tak pernah kencing sambil berdiri. pada suatu saat Rasulullah meminta tolong kepada sahabat untuk berdiri membawa (membuat) tedeng, dalam perjalanan yang darurat itu beliau merasa ingin buang air kecil dan meminta kepada sahabat agar membuat sesuatu agah aktivitas iti tak dapat dilihat oleh orang lain, tetapi walaupun demikian sahbat yang lain tahu bahwa beliau buang air kecuil sambil duduk, San memang beliau mengajarkan bahwa beliau diminta oleh Allah untuk duduk dalam buang air kecil. itu pengantar dari Kak Imin. Sepertinya memang diketahui dalam saat saat tertentu bisa muncul kesulitan untuk melakukan buang air kecil dalam posisi duduk, sementara, tetapi dikatakan tetap bahwa buang air kecil  lebih baiuk jika dilakukan secara duduk.  

Sudah mulai juga tulisan tulisan populer yang mengatakan laki laki yang terbiasa buang air kecil dengan cara berdiri nanti selain akan mendatang kekotoran atau ketidaktuntasan dalam b uanr air kecil, dan yang yang juga  sangat mengerikan bahwa isteri laki laki yang biasa buang air kecil secara berdiri akan mengecawakan  para istri, karena sang laki laki  ternyata bermasalah dalam melakukan hubungan intim, Tetapi mungin para pihak yang berkompeten sebaiknya melakukan penelitian peneliatian akademik  yang lebih banyak lagi. 

Bab Toharoh sebenarnya Bab yang sangat penting dalam kehidupan  manusia karena memang Bab toharoh itu sangat penting bagi keberlangsungan dan keberlangsungan hidup manusia. Manusia itu harus hidup sesuai aturan  sehingga mampu menjalankan berbagai keniscayaan dalam hidup manusia, sehingga dalam kehidupan itu yang bersangkutan memiliki kemampuan melaksanakan tuigas tugasnyua.  



 

Selasa, 09 Agustus 2022

KABAR GEMBIRA BAGI JAMA'AH MASJID ALJIHAD

'

 


ALHAMDULILLAH  samar samar saya mendengar kabar yang sangat menggembirakan sekali dari Takmir Masjid Al Jihad bahwa atas usulan dari beberapa ibu ibu jama'ah Masjid Aljihad ibu ibu mengusulkan untuk bisa dimami membaca  surat Yasin bakda utamanya Subuh syukur syukur bila juga diimami membaca doa yang pendek saja sehingga semua kegiatan itu bisa selesai sebelum atau tepat pada saat masuk waktu Syurq sehingga kita tidak ketinggalan sholat Sunnat yang kebaikannya sama dengan melaksanakan Ibadah Haji yang sempurna (Haji Mabrur).  Kata sumber informasi hal ini sudah dibicarakan dengan Imam Tetap, Alhamdulillah Imam menyambut baik dan akan dipilihkan waktunya setelah dilaporkan rencana ini kepada Ketua dan Wakil Ketua sehingga Takmir nantinya  bisa mempersiapkan segala sesuatunya sebagai konsekwensi dari program ini. 

Karena diharapkan juga Imam kita yang juga kita kenal sebagai Khatib Jum'at di Masjid Al Jihad ini memberikan keterangan terkait dengan surat surah yang dipilihnya ketika menjadi imam sholat, karena pilihan surah dalam sholat tentu saja memiuliki landasan dari contoh yang diberikan oleh Rasulullah langsung, karena Rasul mengatakan sholatlah kalian seperti kalian melihat aku Jadi diminta agar Imam menyempatkan diri untuk memanfaatkan waktu tersebut menjelaskad dasar pilihan surah tersebut untuk dibacakan dalam sholat. Karna berdasarkan kabar yang sempat viral bahwa ada Rasulullah ada memilih surat surah tertentu yang sering dibacanya. Dengan demikian juga para makmum itu senang sekali manakala disempatkan agar juga menyempatkan mengungkap Surah surah pilihan yang banyak dipilih oleh para ulama, tentu dengan penjelasan singkat  secukupnya. Sehingga akan menambah wawasn dan dorongan semangat untuk tahu lebih banyak. 

Selain itu juga jama'ah berharap agar diperkenalkan kepada jama'ah hadis  hadis pilihan untuk menambah wawasan kami  makmum bila dibacakan secara bertahap hadis pilihan itu tentu lengap dengan terjemahannya, dan sangat berterima kasih bila juga disertai dengan penjelasan singkat baik terjemahannya, asbabul khurujnya serta kansungan kandungan lainnya. 

Dan para jama'ah berharao benar agar takmir bisa dan berkenan memfasilitasi sehingga acara ini bisa terselenggara dan terfasilitasi dengan baik. Tentu saja para jama'ah  mndorong dengan semoga segala sesuatunya bisa berjalan dengan baik dan diridhoi Allah Swt, 

Senin, 01 Agustus 2022

PERTEMUAN DENGAN TIM IMAM TETAP


ALHAMDULILLAH  tadi sebelum  sholat Zuhur saya dibisiki Sekretaris Takmir, katanya, diminta seusai sholat dzuhur agar tidak meninggalkan tempat karena akan ada kunjungan dari Tim  Imam  sepengetahuan saya ini adalah  temu awal. Pertemuan dibuka oleh Sekretaris  dalam pengantarnya disampaikan bahwa Sebenarnya Ketua sudah diberitahu akan ada kunjungan ini, beliau menanyakan waktunya bakda Zuhur atau bakda Asar .... saya lagi ada kegiatan. Rupanya beliau tak bisa hadir, kata Sekretaris. 

Pertemuqan itu dihadiri Wakil Ketua dan Sekretaris,  dan juga tampak beberapa Jama'ah lainnya,  setelah dihantar sekedarnya oleh Sekretaris, lalu Pimpinan rapat mempersilakan Wakil Ketua memimpin pertemuan ini, Wakil Ketua menerima tetapi mempersilakan saya untuk menyampaikan sepatah kata mewakili Penasehat. Dalam sambutan itu saya menyampaikan permohonan maaf tidak dapat menghadiri pertemuan yang sangat penting ini. 

Saya menyampaikan keraguan karena belum mengetahui persis apa yang kita programkan, tetapi saya memiliki keyakinan bahwa pertemuan ini selain ada maksud dan tujuan, maka dipastikan ada juga strategi untuk mencapai tujuan itu, tetapi karena kami hanya bisa menduga duga saja, maka dugaan dugaan itu tidak perku rasanya diperpanjang. 

Hanya dalam kesempatan ini saya perlu menyampaikan bahwa para jama'ah dimasjid ini nampak sangat gembira sekali dengan kehadiran Tim Imam, sholat rasanya lebih bergairah setelah diimami dengan Imam yang memiliki kemampuan membaca yang terkontrol dan memenuhi aturan baca serta memang di didukung oleh suara yang merde.  Tetapi ada semacam kekhawatiran bahwa nanti pada suatu saat dengan berbagai kendala maka bisa saja kesediaan Tim Imam terpaksa diakhiri karena suatu dan lain hal sebagai wijid keterbatasan sebagai manusia yang memang pada saat ini sedang dalam sibuk sibuknya berkarya. 

Dahulu kami pernah punya Imam Tetap dan kami sudah merasa kerasan dengan beliau, tiba tiba saja Pimpinan beliau di salah satu Pesantren yang terletak di Waygalih membebani beliau dengan tugas baru sehingga beliau terpaksa pamit tak dapat memperpanjang kerjasama karena akan kesibukan yang lebih padat diu Pesantren.  Saya yakin apa yang saya sampaikan ini sudah terlalu panjang karena disampaikan cerita cerita yang mungkin saja melatar belakangi prtemuan ini. Tapi harapan kami mohon diberikan kesempatan kepada Imam Imam kami untuk menimba ilmu kepada Tim Imam yang ditujkuk untuk  bisa menurunkan ilmunya, memang tak mungkin buisa menyamai, mengalami peningkatan yang signifikan saja  itu sudah sangat membahagiakan hati

Giriran Wakil Ketua bicara, dengan cara yang lugas. Apakah Para imim setelah satu bulan membantu kami di Masjid Aljihad ini apakah merasa senang dang ingin memperpanjang keberjasama ini. Lalu dijawab ya kami senang dengan kerjasama ini dan akan memperpanjang. Baik kata Wakil Ketua dengan demikian maka pertemuan kita melahirkan satu keputusan bahwa kerjasama ini telah  kita perpanjang. Tampa keraguan.  

Hanya  saja kami berharap agar bila nanti suatu saat terpaksa tidak hadiri mohon memberitahukan kepada anggota Tim yang lain , bila tak ada yang bisa menggantikan, maka sgera beritahukan kepada kami.  Dalam hal ini juga Wakil Ketua menyampaikan kami meminta agar salah satu dari Tim hendaknya ada yang ditunjuk untuk menua nuai tim lainnya. Dan nanti komunikasi komunikasi bisa dsampaikan lewat Ketua Tim, sehingga jalur infirmasi akan lebih cepat dan lebih merata. Maka saya minta agar pihak Tim menyampaikan segala sesuatu yang dirasakan perlu untuk kami ketahui. kami persulakan. 

Giliran sampai pada Tim Imam untuk menyampaikan sesuatu yang dianggapnya perlu diketahui bersama, Ustd Mardiyansyah yang sekaligus didapuk sebagai Koordinator Tim Imam. Ustd Mardiyansyah menklarifikasi bahwa beliau juga sama tak ingin bicara bertele tele, seperti membicarakan latar belakang dan sebagainya karena akan memakan waktu dan menghabiskan waktu untuk membicarakan sesuatu yang tak perlu. Sama saya juga ingin bicara  langsung ke permasalahan. 

Beliau mengatakan setelah kami mendapat info dari Pak Manto maka kami bertiga diminta kesediaannya untuk berindak sebagai Imam di Masjid Al Jihad ini,  tetapi yang sudah jalan baru kami berdua dengan Ustad  Chandra. Dengan waktu saya yang terbatas saya dengan senang hati menerima tugas ini dan saya berniat untuk memenuhi kesepakatan untuk melengkapi personil nya. Nanti akan sampaikan hasil dari upaya tersebut. 

Dalam kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan sesuatu yang penting bagi saya dan bagi sebagai Tim, yaitu di mohon kepada takmir agar tidak melibatkan salah satu dari kami tentnag penentuan kebijakan tentang masalah dana atau uang untuk menghindari  adanya dugaan dugaan sesama kami, silakan saya takmir menentukan masalah keuangan itu dan kami akan samikna waatokna, saja berapapun itu  insya Allah tak menjadi masalah bagi kami. Selain itu dalam kesempatan ini kami mohon maaf jika kami pernah tiudak bisa melaksanakan tugas, hal itu kami lakukan karena benar benar dikarenakan kami tidak mampu mengatasinya, sementara person yang lain umumnya memang memiliki kesibukan kesibukan tersendiri dan memang sudah terjadwal. Tetapi insya Allah masalah iniu juga akan kami jadikan sesuatu yang akan maki masukkan dalam pembicaraan kami. 

Kami pernah memiliki pengalaman yang barangkali buisa kitadikan contoh yang bagus, yaitu Takmir masjid yang juga memiliki perjanjian kerjasama dengan kami, kami diberikan kesempatan menyampaikan  saran kepada takmir, dengan memberikan acuan kepada satu masjid yang bekerjasama dengan kami yang suara soun nya bagus. Ternyata takmir memenuhinya, padahal harganya mahal sekali, tetapi dengan demikian kami bisa mengontrol suara kami ketika mengimami sholat, sehingga kami sangat terbantu untuk mengatur stamina dalam menyarakan bacaan sholat. Terima kasih.  

Ustad Candra Alamanda sebagai salah satu  Tim Imam yang sdudah aktif, juga bicara tak kalah singkat dengan yang lain, pada intinya beliau mengatakan bahwa setelah tawaran itu saya terima maka berarti itu sudah menjadi tanggungjawab saya, dan tugas yabf dibebankan kepada saya akan saya laksanakan semaksimal mungkin, namun karena keterbatasan saya maka akan sulit bagi saya memenuhinya, umpamanya jika terjadi hujab. Namun demikian saya berusaha untuk memperkecil resiko ketidak hadiran terutama seperti  waktu yang sudah ditetapkan. Namun demikian kami juga akan berusaha untuk bisa memanfaatkan dan memperlancar jalur komunikasi sehingga dalam waktu  secepatnya dapat diantisipasi oleh yang lain. 

Seorang jama'ah  dalam kesempata yang dipersilakan oleh Wakil Ketua menyampaikan bahwa beliau merasa sudah tidak asing lagi  dengan Ustd Mardiansyah dan merasa seolah dalam hubungan Kakak Adik, maka dalam kesempatan ini  anggap saja apa yang akan saya sampaikan ini mohon dianggap saja sebagai nasehat antara Kakak dan Adik. Namun demikian saya tidak akan menyampaikan nasehat terkat dengan pelaksanaan keimaman. biarkanlah yang lain yang menyampaukan nasehat nasehat tentang  tehnik keimaman, saya ingin menyampaikan masalah yang non teknis saja. 

Saya ingin menyatakan bahwa saya sangat mendukung bila Ustad Mardiansyah ditunjuk sebagai Koordinator Imam, saya meminta agar beliau bisa melaksanakan tugas ini dengan sebaik baiknya karena tugas ini adalah tugas yang mulia. Bagi kami sebagai makmum dan jama'ah di Masjid ini maka yang paling penting bagi kami adalah bahwa setiap kami hadiri akan mengikuti sholat berjama'ah maka permintaan kami adalah bahwa Imamnya sudah ada hadir bersama sama jama'ah dan makmum sholat di Masjid ini. 

Dalam menutup pertemuan ini Wakil Ketua yang bertindak sebagai pimpinan rapat atau silaturrahmi ini mungkin dikarenakan waktu yang tidak mengijinkan beliau tidak membacakan apa apa yang dapat ditarik sebagai kesimpilan dari pertemuan ini, selain apa yang sudah beliau sampaikan sendiri bahwa para Imam merasa senang dengan tugas yang diembankan dan  bersedia melanjutkan program ini. 

Maka apa yang saya sampaikan dalam pertemuan silaturrahmi ini dan juga  tuliskan ini karena saya didapuk mewakili penasehat, maka naskah ini juga saya anggap sebagai laporan pertanggungjawaban saya kepada Ketua Penasehat Takmir Masjid dan juga sekaligus laporan dan pertanggungjawaban saya kepada Ketua Takmir masjid. Untuk itu maka saya dengan segala senang hati untuk menyatakan maaf yang sedalam dalamnya manakala  apa yang saya sampaikan dalam pertemuan silaturrahmi dianggap oleh Penasehat dan Ketua Takmir dan juga permohonan maaf kami sampaikan kepada Wakil Ketua dan Sekretaris serta beberapa jama'ah yang hadir, dan tentu saja istimewanya kepada Tim Imam yang sengaja mendatangi jama'ah sholat Zuhur Masjid Al Jihad Perum Korpri Bandar Lampung. Wassalamu'alaikum Wr Wb.