ALHAMDULILLAH belum genap sehari lemari buku yang disumbangkan oleh seorang jama'ah lewat Pengurus di dengar kabar bahwa keberadaan lemari buku itu telah mengundang kritik dari jama'ah. Itu pertanda bagus dan kita harus berterima kasih kepa pengeritik yang supercepat iru. tentu yang bersangkutan memiliki pemahaman dan wawasan dengan dunia perpustakaan. Kritik itu perlu dengan kritik maka kita akan mencapai kemajuan.
Bayangkan bila direspon dengan perasaan puas dan sudah dianggap lebih dari cukup, maka perpustakaan ini tak akan berkembang. Jadi jama'ah didorong agar bisa memberikan keritikan dan menemukan kekurangannta. Kritik dan rasa kurang itulah yang akan membuat Perpustakaan ini berkembang.
Pengurus diminta menyiapkan sebuah alamri buku diawali dengan rasa penyesalan seorang jama'ah yang merasa sudah menyumbang puluhan ekseplar buku, tetapi semenjak disumbangkan terkesan buku itu diterlantarkan, dan akhir penyumbang tak lagi melihat buku buku itu setelah satu persatu hilang dan akhurnya tak satupun nampak tak satu eksemplarpun yang tersisa. Alhamdulillah tiba tiba datang sumbangan dari jama'ah sebuah alamri buku dua pintu. Alhamdulillah. walaupun memang ditargetkan sebanyak tiga almari buku, tetaou itu handaknya dilakukan secara bertahap
Buku yang ada direncanakan harus terinventarisir ditulis layaknya sebuah daftar oustaka, sedapat mingkin ditulis berdasarkan urutan alvabet, dan karena diantara buku buku yag datang ternaya ada buku buku baru dan penulisnya juga diknal, maka diupayakan buku buku itu bisa dituliskan resensinya. Dan para mahasiwa manakala sudah ada yang berminat menulis resendi maka akan diselenggarakan cara menulkis resensi buku, tidak mengapa satu buku ditulis ulang resensinya oleh orag yang berbeda asalkan isinya juga ditulis dari sudut yang berbeda pula. naskah resendi itu nantinya akan di muat di Blog milik Masjid Aljihad.
Pengelola bersama Pengurus Masjid Al Jihad nantinya akan melakukan kajian kajian literatur untuk menentukan buku apa saja yang harus dimiliki dan dibeli, dengan keyakinan semakin lengkap buku milik Perpustakaan Masjoid maka keberadaannya dirasakan semakin bermanfaat bagi semua. Ketahuilah bahwa berdasarkan analisis oleh banyak pihak, Islam di Indonesia memang mayoritas, tetapi pengetahuan para Pamhanut Islam di Indonesia memiliki pemaham yang relatif rendah dibanding berbagai negara negara Islam lainnya. Agar Islkam tetap mayoritas, maka pemahaman mereka tentang Islam yang mereka anut harus ditingkatkan.
Diharapkan bagi yang merasa meminjam buku milik Perpustakaan Masjid Aljihad dimhon agar segera mengembalikannyam dan selanjutnya buku Per[pustakaan Al Jihad hanya dibaca di ruabg baca Masjid Aljihad saja, Insya Allah Perpustakaan Masjid Aljihad akan menyiapkan buku tamu bagi pengunjung, kami persilakan nanti pengunjung menyampaik kesdan dan pesan serta berbagai saran lainnya untuk perbaikan Perpustakaan Masjid Al Jihad. Kritik dan saran diharapak darti para jama'ah, Semoga bermanfaat, Insya Allah.
PADA SUATU kesempatan sekedar pengisi waktu saya jumpa salah seorang Pengurus Teras Masjid Al Jihad, saya bertanya tentang perkembangan Masjid Al jihad, lalu dijawab dengan segala ramah tamah ... berapa uang masuk setiap Jum'at ... Dia bilang Alhamdulillah .... saya melanjutkan obrolan ... dahulu saya pernah dihadiahi Ustad Bukhori Somad dua buah buku yang salah satunya adalah tulisan beliau sendiri buku itu ditulis sebagai keharusan seorang Akadmisi yang sedang melengkapi persyatatan mengambil geral puncak sebagai Profesor dalam ilmu Tafsir Haddits yaitu juga mata kuliah yang diampunya.
Ustad bicara kepada saya kadang jika lagi datang kiriman buku repot juga meletakkan bukiu buku itu ... saya hanya diam ... mendengat ... ada sebagian yang ingin saya sumbangkan atau saya titip ke Masjid Aljihad,
perpustakaan, membantu mencarikan buku yang dicari Menyodorkan buku tamu. memunta tamu menuliskan komentar, meminta tamu menginformasikan buku buku lain yang dibutuhkan, dan banyak lagi yang lain. Itukata Ustad Dr Bukhori Shomad.
Kisah itu saya ceritakan kepada Bapak yang kebetulan saya kenal sebagai Pengurus Masjid Aljihad ... pada saat itu yang bersangkutan tak komentar apa apa. Dua hari yang lalu saya jumpa Bapak yang tempo hari kami jumpa. Dia bilang ... Mas ... Alhamdulillah ada yang nyumbang lemari buku dua pintu sepertinya cocok untuk lemari pertustakaan. Terima kasih Mas ... . Saya cepat cepat mengoreksi ucapan terima kasihnya ... lebih tepat disampaikan ucapan itu kepada Ustd Bukhori ... saya hanya menyampaikan penuturan Ustad Bukhari yang disampaikan tampa ekspressi, Nanti kalo saya jumpa ustad ... berita gembisa ini akan saya sampaikan.
Bapak Pengurus Masjid tadi mengatakan ... begitu kita menerima sumbangan almari ... saya sudak langsung sampaikan ke Ustad Bukhori ... lalu saya timpali dengan ucapan bismillah ... kedua hati tangan saya saya usap ke wajah ... Alhamdulillah ... saya teringat ketika dahulu Ustadz Bukhori berkata kepada saya ... nanti akan saya bantu carikan buku buku yang dibutuhkan tapi tolong perpustakaan dikelola ... dan bukunya jangan sampai hilang. Dahulu beliau sudah banyak menyumbang untuk Perpustakaan Al Jihad sayang buku buku itu tk lagi terlihat . Dalam ketrabatasan saya saya berdoa Semoga amal kalian akan mendatangkan berkah ... bagi kita semua.
PERINGATAN ini disampaikan oleh Ustad. Dr.Bukhori Shomad di Masjid Al Jihad sebagai inti dari ceramah singkat beliau pakda subuh Sabtu 26 Maret 2022 baru saja berlalu. Dulu kita masih muda dan sedang aktif pekerja rejekipun lancar, peluang bersedekah sangat terbuka, dan memang dalam prakteknya selalu saja ada kawan kawan menawarkan kepada kita kesempatan bersedekah karena ada saja pekerjaan besar yang membuka kepada kita semua untuk berpartisipasi. Dan biasanya spontanitas saja kita langsung berpartisipasi atas dasar kepercayaan kepada kawan tadi akan mutu dan kualitas pekerjaan yang sedang di programkan, dan kita tercatat sebagai salah seorang penyumbang.
Tetapi setelah masa pendiun yang otomatis penghasil sabgat berkurang sementara kebutuhan masih tetap membubung, maka kesempatan bersedekah itu toba tiba menjadi sempit karena harus berpacu dengan dengan biaya berobat dan lain sebagainya, Tetapi pesan saya sesulit apapun yang kita hadapi maka sedekah itu tak boleh kendor, seberapapun kecilnya yang anda sumbangkan itu di mata Allah akan menjadi sangat besar sekali sesuai dengan keikhlasan kita. Lakukanlah utuk bersedekah itu papnpun selagi ada yang masih bisa kita lakukan. Tidak perku banyak banyak, yang penting rutin dan ikhlas.
Umpama kerjaan kita tukung atau bekerja pada kegiatan bangunan sebagai karyawan, sedekahkanlah bayaran anda selama setengah hari saja, dan berikanlah bayaran itu kepada Masjid, Pesantren, Hafiz Quran dan sebagainya, rutin lakukan dan iklas. Bisa juga anda tidak punya uang tetapi memiliki sesuatu yang mungkin tidak lagi digunakan, maka berikan itu kepada Masjid atau lembaga apapun sepeti pesantren dan lain sebagainya yang memang sangta membutuhkan. Dan banyak lagi yang lain.
Silakan bertanya kepada pemhurus masjid, atau pesantren, tahfiz Quran atau apapun yang melaksanakan kegiatan di jalan Allah, tawarkanlah sesuatu yang kita miliki dan masih layak pakai utuk dgunakan, karena di rumah tidak dibutuhkan lagi, atau masih dibutuhkan tetapi di rumah punya dua dan lain sebagainya.
Carilah info sebanyak banyaknya, dan manfaatkan apa yang masih kita miliki sementara kita sudah tidak menggunakannya lagi, atau amak kita sudah membeli yang baru lagi. Sekali lagi aktifkanlah bersedekah karena sesungguhnya orang yang banyak bersedekah sesungguhnya memiliki kesempatan untuk banyak menerima rejeki. Anda sehat atau cpat sembuh ketika sakit itu juga termasuk rejeki yang tidak di hingga. Para pensiunan yang merasa sudah tridaj punya apa apa, ketahuilah sesungguhnya anda msih neniliki peluang bsar untuk berdekah dan mendapatkan rejeki yang melimpah.
RASA GMBIRA luar biasa dipertunjukkan lewat wajah anggota HMI yang baru saja keluar dari ksmpatan pertemuan dengan Presiden Jkowi tampak dari wajahnya meyakinkan kita bahwa pertemuan itu mencapai sesuatu klimak, yang dalam bahasa populernya mencair. Walaupin dalam ertemuan itu dlaksanakan bersama Kelompok Cipayung Plusm artinya kelompok Cipayung ditambah lagi kelompok lain. Catatan saya ini adalah catatan khusus kepada HMI saja karena saya dahulu sempat aktif sebagai Anggota HMI di Lampung, dan saya sempat mengikuti Kaderisasi HMI baik di tingkat Cabang (lokal) Regional (Badko Sumsel) dan juga dijakarta yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) ketika saya aktif di HMI Cabang Tamjumharang (B. Lampung) terjadi diselenggarakan Muktamar di Ujungpandang dan Terpilihlah Abdullah Hehamahua dan selanjutnya diselenggarakan Muktar di Bandung terpilihlah A Zakky Siraj). Ketika saya mengikuti Pelatihan yang diselenggarakan oleh PB HMI yang tamil sebagai narasumber antara lain : Sutan Takdir Ali Syahbana Ridwan Saidi, Edi Swasono dan banyak lainnya.
'Sumber Foto : Faktual.com
Tampak dari wajah Ketua HMI yang yang demikian cerah dan memakai
pakaian batik Kebanggaan Bangsa. Dan wajah mereka berseri seri karena
mereka telah berhasil bertemu Presiden yang juga pakai batik. Memang
berdasarkan pengalaman banyak orang tidaklah gampang jumpa Presiden
bayak persyaratan yang harus terpenuhi. Nungkin banyak pihak yang pernah mengalami kegagalan untuk jumpa Presiden. Sekedar menambah wawasan ada baiknya saya ceriterakan sebuah kisah seorang anggota grup lawak yang gerupnya akan melawak di sebuah Pertemuan yang rencananya akan dihadiri oleh Ibu Tien Soeharto
Pemberitahuan datang lagi yang meminta agar anggota grup berkumpul kembali selengkapnya untuk mendapatkan arahan arahan kembali penting agar pertemuan yang datang bisa dilaksanakan sebaik baiknya.
Ini penuturan dari grup lawak yang kita kenal dengan nama Mandra. yang pada saat itu jadi narasumber, kata Mandra kami diberitahu akan menghibur suatu pertemuan penting dari forum Ibu Ibu yang menurut rencana akan dihadiri juga oleh Yang Terhormat Ibu Tien Soeharto sebagai Ibu Negara dan mereka setujui. Para anggota Gruo lawak yang rencanya akan tampil menghibur itu beberapa hari kemudian minta agar mereka yang akan menghubur bersedia didatangi untuk menerima arahan arahan sehingga nanti bisa tampil maksimal tampa melalukan sesuatu yang memang tidak diharapkan terjadi. Sesuai arahan maka anggota Tim lawak itu berkumpul sesuai dengan arahan dari mereka yang ditugaskan.
Semakin mendekati waktu semakin sering prttemuan dan prmgarahan diselenggarakan dan semakin banyak daftar larangan larangan untuk dilakukan dan diucapkan sehingga oleh Mandra dan kawan kawan larangan itu terasa terlalu banyak selain sulit difahami juga terasa selain sulit dihapal, Sampai pada saatnya Mandra dan kawan kawan semakin tidak tahu apalagi yang boleh dilakukan dan apa yang boleh diucapkan. Benar saja sampai pada saat tampil tivba tiba saja Mandra dan kawan kawan kehilangan kemampuannya memancing tawa. Pada saat saat kritis Mandra dan kawan kawan tak tahan lagi karena sudah berapa lama manggung tak ada tawa yang meldak.
Mereka merasa gagal manakala dalam melawak tak berhasil memancing tawa hadirim lalu mereka saling berkedip mata yang sebelumnya ada kesepakatan untuk berbuat sedikit agak konyol, hanya sedikit yang mereka langgar yaitu bertingkah konyol dengan cara menyanyilak lagu " ... Yook kita nonton Ondel Ondel ... " Larangan yang paling berat dan sulit bisa ditolerir ... Ada pelawak yang nekat menawarkan Mik kepada Ibu Tin Soeharti untuk menyahut lagu yang di nyanyikan oleh kawan kawan Mandra.
Di luar dugaan banyak pihak ternyata Ibu Tien Soeharto walaupun dengan suara yang sedikit parau beliau berkenan menimpali lirik lagu yang dinyanyikan oleh Mandra " Nyok kita nonton andel andel ... lalu Ibu Tien menyahut ... Nyook ... " Hadirin bertepuk tangan meriah dan gembira ... Tetapi panitia pengarah nampak tegang, dan para penyanyi semakin ciut hatinya. Banyak ibu ibu hadirin melangkahkan kaki pulang dengan melantun lirih potongan lagu Nyok kita nonton ondel Ondel ... Nyook timpal ibu ibu lainnya. Sementara Mandra dan kawan kawan dengan langkah gontai dan pasrah apapun resiko yang harus diterima walaupun Ibu Ibu meneri dengan segala kegembiraan.
Mandra dan kawan kawan pulang dengan wajah kuru tetapi sebenarnya mereka berhasil. Sepertinya berbeda dengan wajah Pimpinan HMI sepulang dari pertemuan dengan Presiden Jokowi dengan wajah rona kegembiraan dan keberhasilan, wajar wajah mereka cerah cerah karena ternyata pertemuan itu berujung mencair ..... padehal di mata masyarakat mereka telah kehilangan identitas yang seharusnya mereka pertahankan Wallohu a'lam bi showab.
PERDEBATAN yang sangat mengerikan ini muncul Youtube, tetapi sayang saeorang yang nengaku berpengalaman banyak dan berhasil menikahkan mereka yang berbeda agama di mana menurut sebagian besar ulama yang hukumnya haram, tetapi setelah mengkaji dan berdiskusi dengan berbagai pihak sering membantu mereka yang semula ditolak pernikahannya, akhirnya dengan rumus tertentu akhirnya pernikahan disyahkan dengan dalih menikah dengan ahli kitab, dalam kasus kasus dahlu masih banyak mereka yang menikah dengan ahli kitab, setelkah mereka non Muslim disebut juga ahli kitab di ini celaj kesempatan menikahkan mereka. karena banyak tulisan mereka yang semula dikenal dengan istilah musyrik ternyata di tuliskan dalam bentuk dalam kurung sebgai ahli Kitab, dan jumlah mereka yang menikah dengan cara itu berkat jasa konsultan perkawunan sudah banyak yang telah menikaj tampa harus seagama. Mengerikan sekali. Semoga dari pihak MUI tidaj mengendorkan penolakannya, karena menikah beda agama ini akan memutuskan nasab. Dan jangan ada pihak pihak yang merasa tergiur dengan bayaran setinggi apapunm bila memang tak didapatkan dalil yang juat. Sayang sekali konsultan yang sukses menikahkan mereka yang beds agama ini ini mengaku lupa mana kitab rujukannya ketika ditanya pada saat berdebat.
BILA KITA GAGAL MEMBANGUN RUMAH TANGGA dan berhubungan baik dengan tetangga, maka kecil kemungkinan kita bisa ikut berpartisipasi secara maksimal dalam membangun persaudaraan Islam, tetapi janganlah pernah berhenti berusaha membangun hubungan baik dengan tetangga sekecil apapun peran kita bagi ummat. Jangan oernal alpa memanjatkan doa baik bagi keluarga maupun bagi tetabgga, karena itu adalah merupakan langkah yang sangat berarti bagi pembangunan persaudaraan Islam. Tema Khutbah UIstad Tarmadi di Masjid Aljihad Perum Korori Bandar Lampung menguraikan pentingnya membanhun hubungan baik dengan tetangga, jadikanlah diri sebagai teladan bagi anak dan isteri bagaimana cara berhubungan baik dengan tetangga.
Pada saat ini Islam di Indonesia sedang terancam perpecahan karena memang sejak zaman pemjajahan dahulu Islam memang dinginkan oleh Bangsa Penjajah agar pecah berantakan, karena hasil penelitian mereka sendiri mengatakan penjajah akan mengalami kesulitan untuk menguasai Indonesia sebelum Islam Indonesia di lumpuhkan, setidaknya itulah hasil kesimpulan Snouck Horgronye setelah yang bersangkutan ditugaskan untuk meneliti Islam di Indonesia dengan cara menyamar senyamarnya. hasil penelitian itu oleh Bangsa penjajah, karena pada hakekatnya mereka tak ingin berhenti menjajah Indonesia, sehingga penjajahan di Indonesia pada hakekatnya hingga kini masih berlangsung, karena kekayaan Indonesiamasih banyak dan peluang mengeruk kekayaan Indonesia belum kehabisan moment.
Jadi tak dapat di tawar tawar lagi bahwa Persaudartaan Iskam atau ukhuwah Islamiyah harus kita bangun bersama dan dimulai dari membangun dan membina hubungan baik dan ukhuwah Islamiyah itu mulai dari komunitas terkecil mulai dari membangun keluarga dan membangun ukhuwah bersama tetangga. Bila kita gagal membangun ukhuwah di lingkungan keluarga dan tetangga, maka selain kita tak mampu berpartisi dalam membangun ukhuwah Islamiyah, bahkan salah salah kitapun pada hakekatnya akan menjadi beban yang memberatkan usaha Sudara Saudara kita yang ingin membangun Ukjhuwah Islamiyah.
Selaku jama'ah masjid maka apa yang dikhutbahkan oleh Khatib ini seharus ditindaklanjuti dengan upaya upaya bagi takmir agar isi khutbah ini dilanjutkan dengan selain upaya memahaminya, lalu dilanjutkan dengan bagaimana strategi pelaksanaannya, hingga nantinya bagaimana strategi mengembangkannya menjadi gagasan besar ukhuwah Islamiyah. Kebiasaan baik yang kita terapkan di rumah tangga dan tetangga tagi kita trapkan dalam sekala lebih luas setelah kita menerapkannya diantara sesama jama'ah terlebih dahulu.
Upaya ini bukanlah sesuatu yang sederhana, karena sudah ratusan tahun bahkan abbad Masyarakat Barat dan Eropa mengkampanyekan kebencian kepada Islam. Semula akibat di berbagai wilayah upaya mereka untuk menjajah Bangsa berkembang dirasakan sangat diganggu oleh Islam, sehingga ada kesepakatan strategi untuk menghambat agar Islam sulit mencapai kemajuan yang sejajar dengan Barat dan Eropa. Tetapi upara Barat dan Eropa ternyata juga tidak mudah karena di berbagai Negeri Muslim menguasai berbagai Muslim terdapat kekayaan yang luar biasa, terutama sumber minyak dan hasil pertambangan lainnya, dan ada juga negara negara kecil berpenduduk besar yang memiliki kekayaan rempah rempah yang tak tertandingi.
Upaya Eropa dan Barat untuk ditandai dengan kampanye kampanye yang intinya tidak lain untuk menghambat Kemajuan Islam dan upaya Bagaimana hambatan itu tercipta dan lebih terkesan sebagai faktor internal saja seperti perbadaan perbedaan pendapat yang berintiukan perbedaan pemahaman terhadap Islam belaka, Percaturan berana oleh dunia Eropa dan Barat adalam masuk melalui dunia pendidikan. Eropa dan Barat setidaknya sudah ratusan lalu lalu mengaktifkan para pemikirnya untuk melakukan Penelitian di Dunia Islam, Penulisan dan Penelitian itu benar benar dilaksakan secara akademis dan bahkan meraih geklar gelar akademis secara resmi. Memang sebagian kecil dan sangat kecil ada diantara para peneliti yang sejatinya dibiayai Barat dan Eropa yang intinya adalah yahudi tertarik masuk Islam tetapi itu jumlahnya sangat sedikit. Yang banyak adalah mereka sengaja menyembunyikan hasil penelitiannya jika mereka mendapatkan kesulitan mengelabuhi masyarakat,
Sudah banyak lulusan Timur Tengah yang mempelajari kitab Kuninh produk pujangga Muslim dan lulusan IAIN (Institut Agama Islam Negeri) yang kelak berubah menjadi UIN (Universiutas Islam Negeri) Jangan salah pengertian bahwa ada sebagian Mahasiswa UIN itu merupakan jebolan Pendidikan Pondok Pesantren Indonesia yang aslinya mereka menerapkan sitem Pendidikan Timur Tengah, dan tak terelakkan adanya juga Pengaruh besar Kiyayi yang juga secara samar mengusung nilai nilai lokal sebagai sesuatu yang layak dimuliakan. Mereka ini banyak di berbagai konsentrasi keilmuannya mengikuti Pendidsikan Barat dan Mereka Banyak Berhasil menyelesaikan study dan meraik gelar Doctor, tidak sedkit diantara mereka yang menyelesaikan studynya di Barat dan Eropa yang justeru memiliki hahasan gagasan yang cukup mencemaskan dan menghawatirkan dunia Islam tetapi umumnya mereka tetap berusaha untuk diterima sebagai ilmuan Muslim dengan cara tetap berkomunikasi dngan baik yang intinya ukhuwah Islamiyah. .
Pemikiran pemikiran Islam sekarang sepertinya secara samar samar terbagi ada yang orientasi ke Barat Baratan dan ada bertahan pada corak Ketimur Tengaha, tetapi ada juga yang Keindonesiaan tetapi tidak sedikit juga yang memilih corak yang tidak jelas, mereka banyak menerima tuduhan sebagai kelompok yang tidak jelas dan sepertinya orientasi keuntungan lebih dilonjolkan. Inilah situasi anak anak kita yang kelak memang akan mengalami kesulitab tersendiri untuk mendapakan identitas keuislaman yang genuin. Peta ini juga sangat mempengaruhi dunia politik karena justeru kampanye yang sudah mulai terang terangan untuk menunjukkan sikap anti Arab, apabila sikap anti Arab ini bila berhasil maka diyakini kita akan mendapatkan kesulitan untuk memahami Islam yang sebenarnya. Walloihu a'lam bishowab.
ACARA INI DIHADIRI juga oleh seorang paranormal dan telah menyampaikan laporan hasil penerawangan dikatakan dalam laporannya acara ini nyaris gagal karena dikarenakan kehadiran Anies Baswedan dari Jakarta membawa tanah dan air yang tidak memiliki nilai keramat, kata sang narasumber beruntung beliau menangkap adanya gelagat ancaman yang mengerikan itu, segera beliau melakukan turakat dan akhirnya berhasil mengatasi ancaman itu.
Walupun sekilas maka acara ini sepertinya tak kurang satu apapun tetapi belakangan samar samar terdemgar kabar adanya berbagai hambatan seperti tidak hadirnya enam orang Gubernur dan kabar sebelumnya Bapak Presiden Jokowi akan menginap di titik nol Ibu Kota Baru ini akan didampingi sejumlah Menteri dan lima orang Gubernur ternyata bukan hanya Gubernur lainnya dan beberapa orang Gubernur yang sudah ditetapkan untuk minapbersama Bapak Presiden ternyata mangkir. Apakah itu semua juga dimaksudkan untuk memperkecil resiko ancaman akibat dari tanah dan air yang didatangkan oleh Gubernur selain Genur DKI juga banyak yang tidak memenuhi persyarakat kekramatannya, kita tak diberitahu.
Sebenarnya banyak lagi cerita lucu dan menarik terkait dengan tanah dan air yang dibawa oleh Para Gubernur atau yang mewakilinya dan ada ada saja lelucon yang muncul dari berbagai cerita cerita itu. Memang seperti apa yang disampaikan oleh paranormal yang datang dari Sumatera Utara itu bahwa air dan tanah yang diharapkan di bawa adalah tanah dan air yang mengandung keramat. Karena kumpulan air itu nanti mengambar sesuatu yang kramat dan membawa kesuburan bagi Indonesia secara keseluruhan.
Kalau saja seandainya mereka membawa tanah dan air asalan itu kurang mendapatkan bimbingan yang memadai maka selain tanah dan air itu tidak memiliki nilai kekeramatannya, tentu selain tidak memberi pengaruh apa apa, maka syukur syukur saja bila tidak mendatangkan malapetaka tidak akan mendatang kepositifan yang bermanfaat. Kita belum mendapatkan bocoran dari paranormal yang ditunjuk Kita lihat saja nanti, tetapi jangan putus berdoa kepada Allah SWT agar kita jauh dari malapetaka sehingga Pemerintah kita berhasil gemilang menururunkan harga minyak goreng yang telah membuat para Emak Emak dan Pemerintah kita kelimpungan selama ini. Hanya Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Wallohua'lam bishowab.