foto

foto

Jumat, 11 September 2020

ALHAMDULILLAH. PENGURUS MASJDI MEMPERINGATKAN.


BISA JADI  saya adalah orang yang paling bergembira mendengar Pengurus Masjid Aljihad ini menghimbau para jama'ah untuk tetap menmggunakan masker ketika mendatangi Masjid serta tetap mentaati semua peraturan protokol kesehatan pada saat beredarnya virus corona ini, sebagaimana kita ketahui bahwa di Jakarta justeru dilokdon oleh sejumlah Kota Negara Sahabat, dan pesawat dari Jakarta ditolak kedatangannya ke sejumlah Kota di negara sshabat itu, karena di ketahui Jakarta mengalami grafik naik, dan keseluruhan kota di nyatakan zona hitam, diantara sebagain yang memang telah dinyatakan Zona Merah. Gubernur Jakarta berencana menyelenggarakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), tetapi nampaknya sejumlah politisi dan tokoh negara lainnya meminta Pemerintah Pusat untruk menonaktifkan Gubernur, nampaknya mereka berharap Pemerintah Pusat akan medngambil alih dalam rangka membatalkan rencana Gubernur, manakala Gubernur dinon aktifkan. Yang kita ambil dari info ini adalah bahwa kita sejatinya, terutama Lampung yang berada pada pintu Gerbang Jakarta - Sunmatera lewat Darat berada pada posisi yang mengjhawatirkan. 



Saya termasuk orang yang mematuhi pemakaian masker serta cuci tangan ketika masuk ke Masjid atau sepulangnya, karena saya sadar sekali ketika, saya jumpa dan berdekatan agak berapa lama dengan orang pilek dan bersin bersin, sehingga saya selalu saja menghindari menyentuh dan berdekatan dengan Cucu saya yang berusi baru tiga bulanan itu. Terlepas dari Corona atau Bukan, yang ingin saya katakan bahwa menggunakan masker dan cuci tangan itu penting adanya. Apagi mencapai ribuan oranmg di Jakarta dinyatakan positif.



Sehabis Subuh Pengurus Masjid menghimbau jama'ah, secara kebetulan  siang harinya ternyata Khatib Jum'at juga membicarakan hal yang sama, yaitu menghimbau agar para jama'ah untuk mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi perkembangan covois 19 ini agar bisa kita hilangkan  ancaman yang mengerikan bagi para jama'ah dan masyarakat pada umumnya. Kita sudah merindukan suasana normal, dengan meniti New Normal. Sejumlah dalil dalil serta urayannya disampaikan oleh Khatib secara lengkap dan sangat menarik. Semoga saja isi khutbah itu akan menggugah kita semua untuk bersama Pemerintah berusaha melepaskan diri dari belenggu virus yang sangat mengerikan ini. 

Jumat, 04 September 2020

FOTO SHOLAT JUM'AT 4 SEPTEMBER 2020


USTADZ. IMRON ROSADI





UNTUK KEMAJUAN ISLAM, CIPTAKAN KISAH TELADAN MULAI SEJAK LAGI MUDA

CIPTAKANLAH KISAH SUKSES SEBANYAK MUNGKIN.

MENCIPTAKAN KISAH TELADAN, itu merupakan kunci untuk tetapnya keberadaan Agama Islam di Indonesia, itu disampoaikan oleh Ustadz. Imron Rasidi dalam Khutbah Jum'atnya pada tanggal 4 September 2020 di Masjid Al-Jihad Perumahan Korpri Sukarame Bandar Lampung. Ustad Imron Rasidi memberikan empat syarat yang harus dilaksanakan untuk menuju ketercapaian itu yaitu spiritualitas, ilmu, akhlaq dan provesionalitas. Artinya seseorang harus memiliki semangat dan motivasi yang tinggi, memiliki pengetahuan yang luas, utamanya terkait bidang yang ditekuni, memiliki sikap, pikiran serta prilaku yang baik, memiliki keterampilan yaitu profesional. Pupuk terus keempat aspek itu dan binalah secara mandiri dan laksanakanlah sesuatu yang bisa kita mulai dari yang kecil kecil dan ringan, tambahkanlah secara terus menerus sehingga memiliki prestasi yang besar.


Pada Umumnyadalam rangka menggoreskan kisah keteladanan itu maka gerbang yang harus ditapaki adalah mengumpulkan sebanyak mungkin kisah kisah sukses, kisah sukses secara gampangan adalah mampu menyelsaikan sesuatu ketika orang lain tak mampu menyelesaikannya. Yang paling gampang sebagai misal adalah, dalam pristiwa yanbg berulang umpamnaya,  telah beberapa kali orang mengantar undangan, tetapi undangan tak semua sampai, pernah juga semua undangan sampai ke tujuan tetapi yang hadir  hanya 80%.  Ketika kita yang menyampaikan undangan undangan semuanya sampai ketujuan, selain undangan sampai ke alamat, yang terundang sempat ditemui dan diyakinkan bahwa cara tersebut penting dan mereka tertarik dan berjanji datang. Itu merupakan kisah sukses.

Ketika kita sedang berada dalam proses pendidikan, kita harus mencapai nilai terbaik, setelah kita mencapai yang terbaik maka upayakan menjadi yang cepat, setelah menjadi yang terbaiik di kelas, maka upayakan untuk menjadi yang terbaik dan tercepat di sekolah, antar sekolah, antar wilayah dan seterusnya. Semakin banyak kita mengumpulkan kisah kisah sukses itu maka terbuka peluang menorehkan kisah teladan. Oleh karena itu jangan biarkan kita menjadipecundang.

Bukan hanya pecundang, Wahai Pemuda Islam jangan pernah Engkau mengalami masalah hukum dan moral dalam kasus sekecil apapun. Karena hal tersebut akan menjadi beban seumur hidup. Banyak tokoh sekarang ini yang menjadi ATM bagi orang orang yang mengetahui celanya, mereka mendatangi si tokoh ketika butuh sejumlah uang, umpama anak sakit, akan bepergian keluar kota memenuhi undangan seseorang, atau ada sesuatu hal yang membutuhkan dana. Orang tersebut biasa diberi uang setiap kali datang, sebagai jasa tutup mulut atau rahasia atau menceriterakan suatu kasus walaupuin sebenarnya kasus itu telah selesai dengan damai ataupun bahkan di poengadilan. Tetapi tetap saja itu merupakan celah untuk mempermalukannya. Jadi hindarilah mnelakukan kekeliruan.

Oleh karena itu maka yang harus dilakukan adalah ciptakanlah kisah sukses sebanyak mungkin.  Ketika anda telah sukses melakukan sesuatu, maka ciptakanlah satu sukses yang lain. Kita akan mencapai sukses manakala kita belajar dan belajar lagi untuk menambah kisah sukses itu. Kisah sukses itu dalam waktu bersamaan haruis menjadi ibadah yang tak putus bagi kita, untuk membina kedekatan kita kepada Allah SWT^. Dan memang itu ternuka jalan bagi kita semua yang selalu ingin menambahkan kisah suksesnya. Karena mengejar kesuksesan itu membutuhkan belajar, mempelajari sesuatu yang baru, sampai kita matipun sebisa mungkin kita dalam proses belajar, ketika seseorang meninggal kita Iya sedang belajar, maka Iya akan dicatat sebagai mati yang sahid. Ada dua pilihan yang kita kejar, mati sahid, atau kita tetap hidup dalam keadaan mulia.

Sampai dengan menapaki hari tuapun kita memang harus tetap belajar. Ada sesuatu yang kita kejar dihario tua, yaitu Sucsefull  Ading, kita tetap mengalami sukses dengan berhasil tetap mandiri, dan bahkan masih memiliki kemampuan untuk mengakses berbagai karya dan kemajuan hasil  dari sain dan teknologi. Bilka anda ingin tetap dihormatoi orang, maka ciuptakanlah kisah suksees sebanyak banyaknya, sehingga menjadi Tru History. Selain itu kita harus menjadi seseorang sosok yang memiliki kebersihan sejarah. Anda akan menjadi tokoh yang dihargai ucapan dan poemikirannya.

Jumat, 28 Agustus 2020

TAK ADA ISLAM LIBERAL

KARENA LIBERAL TAK MAU TUNDUK KEPADA AGAAGAMA, EKSITENSI LIBERAL JIKA AGAMAMAU TUNDUK .
d Agama Dan Liberal itu tak bisa disatukan, ciriciri liberal adalah melarang pengikutnyamemiliki keterikatan dan kepatuhan terhadap suatu ajaran, karena

Jumat, 07 Agustus 2020

SHOLAT JUM'AT









SOLATIDUL FTRI 1SAWAL 24MEI 20







BIASAKANLAH MUSYAWARAH BERSAMA ANGGOTA KELUARGA.

 DIHARI RAYA ADHA ini hendaknya kita mendapatkan sesuatu yang sangat berharga, dan sesuatu yang sangat berharga bagi sesuatu yang telah diporaktekkan oleh Nabi Ibrahim As. Ketika beliau akan memutuskan sesuatu yang mau tidak mau akan berdampak bagi para anggota keluarga, beliau mengumpulkan semua keluarga, utamanya mereka yang akan terkena dampak yang paling berat, untuk dipersilakan mengeluarkan pendapat dan harapannya. Tidaklah tgangghung tanggung pada saat itu Dia mendapat perintah dari Allah untuk mengorbankan seseorang anak yang memang sudah sejak lama diidam idamkan. Dengan penuh harap dan cemas, Islmail yang akan dikorbankan dimintai pendapatnya. Tetangh suatu perintah yang sama sekali tak dapat diterima nalar.

Tetapi sebagai seseorang anak yang memang tak pernah lepas dari lindungan Allah, maka ketika Isma'il tahu bahwa itu merupakan Perintah dari Allah, maka anak itu menganjurkan, bahwa apa yang didapatkan dari Allah, maka sebagaiknya segera dilaksanakan. Dan ternyata benar Allah SWt. adalah maha pelindung, Ismail selamat dan tak kurang satu apapun. Seekor kibas ternyata adalah penggantinya. Ini merupakan baroqah, bagi sebuah keluarga yang gemar melaksanakan musyawarah. Sungguh keluarga yang musyawarah akan mendapatkan berkah, yang tak didapatkan oleh keluatga yang lain.


Memperhatikan trend keluarga dari masa ke masa, dengan kemajuan sain dan teknologi  dengan semakin lengkapnya sarana prasarana komunikasi, tetapi pada saat yang sama ternyata komunikasi sesama anggota keluarga di lingkungan keluarga akan menjadi sesuatu yang langka. Padahal komunikasi dan musyawarah di lingkungan keluarha seperti apa yang ditiunjukkan dalam sebuah pristiwa besar dan selalu dirayakan dengan hari raya terbesar, yaitu Iedul Adha.

Jangan sampai terlambat, bangunlah komunikasi keluarga sekarang juga, bangunlah  musyawarah keluarga sekarang juga, dengan itu semua keluarga akan mendapatkan rahmat, manakala dalam berkomunikasi dan dalam bermusyawarah kemukakan dan dahulukan sekali perintah perintah Allah.  Dari keluarga yang  mendapatkan barokah maka akan terbenruk masyarakat yang mendapatkan barokah, dari masyarakat yang mendapatkan barokah maka akan muncul Bangsa yang mendapatkan barokah. Demikian sebaliknya.

Itulah kira kira yang akan disampaikan oleh Ustadz. Dawam DJ Swawi.  Wallohu a'lam bishowab.