foto

foto

Jumat, 01 September 2023

JAGAN SAMPAI KITA KUFUR NIKMAT

 PESAN UST JA'FAR SIDDIQ

KHUTBAH ini disampikan oleh Ustad  Ja'far Siddiq di Msjid Aljihad Perum Korpri Bandar Lampung  kemarin  Jum'at 1 September 2923, beliau memesankan Afar Kita Terhindar dari Kufur Nikmat  adalah dengan cara jangan sampai melupakan atas nimat yang kita terima, krena sering  merasa bahwa nikmat Allah itu dlah sesuatu yang sangat pantas kita terima sebagai akibat kerja keras, serta keinginan untuk menyimpan hasil yang kita dapatkan. 


Boleh jadi kita merasa apa yang telah kita dapatkan adalah sesuai denghan keseriusan dalam berusaha dan bekerja sehingga dirasa tek lagi diperlukn rasa sykyr hingga berlebihan. Kita merasa  kita memiliki hak pemilikn sepeuhnya sehingga tak pengaruh jika ingin berbgi karena tak  memiliki pengaruh apapun. Kecuali jika kita akan mendapatkan gengsi yang tinggi sehingga nama kita sering disebut sebut orang dan selalu menjadi buah bibir dn dijadilkan suri teladan ketika memberikan nasehat kepada orang lain.

Bisa jadi kita ini merasa pintar sehingga merasa tak perlu menghadiri majelis Ilmu yang diselenggarakan 

di masjiud atau di manapun. Atyau bisa jadi juga memang pengetahuan kita itu sangat terbatas se hingga juga tak menyadari jika Pengetahuan kita masih masih terbatas atau kurang. 

Bisa jadi kita kurang berteman dengan mereka mereka yang memiliki pengetahuan san pengalaman yang luas sehingga mereka sangat respek untuk merespon kita sehingga seolah olh kita merasa  sudah berada  di posisi puncak, dan tak perlu lagi berusaha untuk menambah Pengetahuan. Sehingga tak merasa perlu untuk meminta kepada Allah untuk ditambahkan pengetahuan

Sebetulnya banyak sekali indikasi yang melekat di kita menunjukkan bukti kita merasa perlu  kembali meminta kepada Allah. Karena kita mengira kita telah memiliki segalanya sehingga kita lupa bersyukur dan meminta dan membuat kita akhirnya kufur nikmat, karena mengira kita tak lagi layak dan berkeinginan  memiliki prestasi yang lebih bik. 

Wallohu a'lam bishowab. 

 


Sabtu, 26 Agustus 2023

KITA BUKAN PRIBADI YANG SEMPURNA, SELALU ADA CACAT DAN CELA.

' 

AGAMA ISLAM MEMBERIKAN JALAN KELUAR 


LAMA KITA, kita termenung setelah  mendengar secara tuntas Khutbah Jumm'at di Masjid Aljihad Perum Korpri Bandar Lampung. jujur itaakan mengakui bahwa tak ada kita yang sempurna, selalu . kadang tampa sadar justeru cacat dan cela itu  seolah menjadi kebanggaan kita, karena kita lakukan secara berulang ulang seolah terasa tak lengkap rasanya bila tidak kita lakukan. Ketika kita kebetulan menjadi orang yang kaya memiliki harta yang banyak, atau kita sedang dipercayai untuk memangku jabatan yang sangat penting di Pemeruintahan umapamanya. Sehingga tak ada seorangpun sahabat sahabat kita yang berani menegur kita. Bahkan justeru dengan segala kepalsuan  mereka mendukung kita di depan kita, walaupun mereka justeru menumpahi kita di hari kecil, atau bicara di belakang kita. Maka pada saat itulah kita tersesat dan mengira justeru kita Pengusung Kebenaran. 

Saya ingin menganjuurkan terutama kepada diri aya sendiri untuk sering  sering sering mendengrkan khutbah ini, saya ingin mencatat alamat chanel ini untukj memudahkan saya memutar kembali vedei Youtube ini, bila perlku saya ingin menghapalnya. Agar saya lebih paham jenis jenis penyakit hati yang sangat mudah menimpa saya, karena sekalipun saya bukan Pejabat, dan Buka Pula seseorang yabhg sedang dipercayai sebagai Pemimpin, karena ternyata  menurut Khatib siapapun saya dan apapun status saya. tidaklah sulit saya untuk dihinggapi penyakit hati. 

Mungkin anakl dan isteri saya memang sudah lama menanggung derita selama ini karena prilaku buruk yang selama ini selalu saya pertahankan.  Bisa jadi para sahabat saya dan orang orang yang ada diusekitar saya  sebenarnya sudah mengahui prihal perangai buruyk saya itu, tetapi mereka selalu saja menahan diri. Sehingga tak seorangpun yang menegur saya. 

Ingin rasanya saya dijumpakan dengan sahabat yang berani menegur saya dan saya ikhlas menerimanya. 

Ya Allah lindungilah saya dari Prangai Prangai buruk yang selama ini menghinggapi saya, selama ini menjadi kebanggaan saya. Ya Allah berikan saya berkah agar segera menyadari kesalahan saya, dan berikanlah kemampuan saya untuk mengalahkan perangai buruk yang justeru selama ini menjadi kebanggan saya.  Dan sudah membuat orang banyak terluka hati mereka atas segala kesalahan dan kekasaran itu .... Aamiin ....

Sabtu, 19 Agustus 2023

KHATIB TAMU MOHON TIDAK TERIKAT TEKS KLHUTBAH.


DI ERA  Bpk. Minhoirin  ditugaskan menkomandari Tamir Masjid Al Jihad beliau pernah mengeluarkan Keputusan Penting yaitu bahwa Khatib Tamu harus tampil ke mimbar tampa keterikatan dengan Teks.  Khutbah. ini terjadi Karena Pengurus yang menetapkan Pilihan terhadap Khatib ternyta pada umumnya memang  belum kenal dengan Khatib, sementara sekitar 50% Khatib yng ditugaskan  memang umumya belum dikenal oleh Petugas. Karna banyknya Khatib yang masih terikat dengan teks Khutbhnya, lalu dengan tegas dan mengejutkan Ketua Takmir, yaitu Bapak Miknhirin mengatakan, Kita Putuskan Bahwa Khatib Tamu diharapkan untuk tidak memiliki keterikatan dengn Teks ketika melaksankan tugas sebagai Khatib.   

Saya menangkap beliu seperti berupaya untuk senyum, sepertinya beliau sedang berupaya atau mungkin mengjak, agar setegang apapun beliau ingin tetap terkesan tak terlepas dari senyum. Mungkin dalam pikiran beliau seorang pimpinan di sekitar komunitas Muslim beliau sangat terikat kaidah kaidah, yang tidak menggambarkan kepanikan. Apapun yang terjadi dan seberat apapun tidaklah menunjukkan kepanikan padahal saat itu kekhawatiran selalu saja menggelayuti kekhawatiran, walaupun satu persatu  permasalahan bisa terlampawi.

Sampai pada saatnya Ketua Talmir merasa sepantasnya Masjid ini haruis naik kelas, tetapi karena pengalaman memang kurang, dan kami semua tidak ada yang benar benar perpengalaman  mengelola Masjid. Tetapi nampaknya sudah ada kesepakatan bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan pada saat itulah Ketua Takmir menyatakan, "Bahwa Khatib Yang Tampil Di Masjid Kita Harus lepas dari Teks".  Karena memang dihitung secara Kasar bahwa terhitung sejak Berdiri maka lebih Banyal Khatib yang muncul kebanyak berbekal Teks. Masji9d yang baru memang lebih banyak mengundang Khatib Pemula juga. 

Gagasan Khatib Tamu harus melepas Teks yang dinyatakn oleh Ketua Takmir Aljihad gagasan besrnya adalah bahwa Masjid Aljihad sudah saatnya naik kelas. Karena intinya adalah kenaikan kelas, maka sesungguhnya hal ini layak didukung bersama, apalagi dikatakan Kecuali Khatib Tuan Rumah.  Tetapi sebenarnya telah muncul gagasan justeru yang harus ditingkatkan kualitasnya adalah Khatib Internal. 

Untuk meningktkan kualitas Khatib Internal, yang umumny bukan Khatib Profesional, harus diberikan kesempatan secara terencana. Bila sekarang Khatib internal hanya akan tampil pada saat daruirat, karena Khatib Tamu tak bisa hadir dan tak memiuliki kesempatan mencari pengganti Khatib tamu lainnya. 

Artinya Khatib internal harus diperlakukan tampil secara terencana. Dan sebelumnya Khatib internal harus mempersiapkan diri, yitu mempersiapkan teks, ada pemikiran smbil usaha memantapkan perencnn dan menetakan Waktu yang pasti penampilan Khatib Internal secara terencana.


                                                                           oO0

Jumat, 18 Agustus 2023

PERKOKOH KEIMANAN KITA DENGAN ILMU PENGETHUAN


 
MENARIK sekali ajakan Khatib Masjid Aljihad Perum Korpri Bndar Lampung  Kemarin Jum'at 18 Agustus 2023 untuk segera merancang serta memperkokoh agar Imn kita segera diperekuat dengan Ilmu Pengetahuan, karena keimanan akan menjadi lemah bila tidak diperkokoh deganIlmu dan Ilmu Pengetahuan. 

Tentu diantara kita akan bertanya tanya bagaimana cara yang paling tepat dan cepat untuk memperkokohnya, tentu ada Pengalaman Pengalaman yang harus kita ungkap[ kembali, bisa jadi p[engalaman kita terbatas, apatah lagi kita seperti kemerungsung untuk melaksnakannya, karena demikian banyaklnya beban yang seperti demikian menghimpit.

 
Dahulu Prof BJ Habibie pernah Mengagas pelksanaan Pengintegrasian natara  keiumanan dan Ketakwaan   denghan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, jika tak silap dalam menguingat perjuangan itu dilaksankan selama belasan tahun.  Selama belasan tahun diperjuangkan  karena harus mnyesuaikan dengan UU Pendidikan yang baru kren prosesnya sangat alot.   Baru berapa tahun  UU Pemndidikan digunakan dan  terlaksanalah Program Inregrasi antara Imtak dengan Iptek.  Sayang baro tahun ketiga  oleh Penguasa Yang baru UU Pendidikan dirubah sehingga Pembelajaran Imtak dan Iptek mendadak tk lagi sesuai untuk dilaksanakan.

Dengn tersusun dan disyahkannya UU Pendidikan yang baru, pelaksanaan Pengintegrasian antara Keimnn dan Ketakwaan Dengan Ilmu dan teknologi maka berarti sejak saat itu upaya memasukkan unsur Iman  dan Takwa untuk diinregrasikan dengan Ilmu dan Teknologi itu usaik sudah. Bunyi Undang Undangnya tak lagi menghruskan adanya program itu dan demikian juga dengan biayanya.  Itu antara lain kesulitah yang kan dihadpi untuk menerapkn Pendidikan Iman untuk memperkuat pendidikan di Indonesia. 


                                           0O0

 
 


AGAMA DIANGGAP BURUK KETIKA TERSANDING DENGAN DUNIA POLITIK

' 

SEBURUK ITUKAH AGAMA ?

SEGERA SANDINGKAN  keimanan kita dengan penguasaan kita kepada ilmu, karena keimanan kita akan menjadi kuat dam kokoh bila disandingkan deng dunia ilmu. tetapi tentu saja kita juga harus mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan bimbingan bgiaman cara menyandingkannya, nampaknya hal ini menjadi sesuatu yang menarik dan segera karena  dalam waktu yang sangat singkat ada pihak pihak yang mengampanyekan bahwa Islam itu bukan hanya sekedar buruk, tetapi justerumenjadi sesuatu yang berbahaya bila tersanding dengan dunia politik, sehingga banyak juga pejabat tinggi yang engatakan jangabn bawa bw agma di dunia politik, dan narasio yang mereka kampanyekan agma itu adalah sesuatu yang sangat pribadi, ketika seseorang merasa butuh dikat dengan Tuhan, terutama di khir hayat kita sudah semakin tersa mendekati kahir kehidupan.  

Tetapikitapun tidak bo;eh dengan serta merta menganggap bahwa politik, dunia politik, aktivitas politik dan ilmu politik, adalah sebuah kejahatan. Karena kita  tak juga mlyak memberikn setempel buruk, kepada praktik politik yang seringkali melakukan kecurangan dlam berpolitik. 

Tetapi kecurangabn dalam berpolitik semakin naris terbuka lebar. 


Kamis, 17 Agustus 2023

SEBUAH USULAN RINGAN DARI SEORANG MUSTAMI

'                                         


SAYA CUMA SEBAGAI MUSTAMI'  artinya sebagai seorang penikmat atau pendengar lebih tepatnya sebagai penyimak dalam acara yang saya harapkan bisa menambah walaupun sedikit pengetahuan  sebagai insan biasa yang memiliki keterbtasan dalam menyerap dunia pengetahuan yang m aha luas ini. Dalam pelaksanaan Kajian Keagamaan Islam Assalasa di Masjid Aljihad Perum Korpri  Bandar  Lampung. Perlu saya sampaikan lebih awal bahwa saya sangat bersyukur dengan diselenggarakan Kajian Agama ini. Lama sudah saya sebagaio salah seorang yang mengharap dan mengusul agar kembali Masjid ini menyelenggarakan Kajian Keagamaan, minimal sekali  dalam Sepekan, bila berbagi maka bisa dua penceramah secara bergantian sehingga kita memiliki kesempatan pertemuan dua pekan sekali, atau setiap pekan untuk dua orang narasumber.   

Tulisan saya ini bisa jadi juga diwarnai keinginan subjektif, sehingga andai tak diresponpun saya ingin meniatkan dan meyakinkan hati agar berkenan menerima saja jika memang sudah diputuskan oleh Takmir. Ketika diawal jumpa Takmir tak memberikan Sambutan sebagai Pengantar, katakanlah isinya mengucapkan selamat datang Kepada penceramah, Sebagaimana layaknya Temu Aweal maka akan sangat wajar sekali bila terjalin situasi saling kenal bukan saja atas nama Takmir dan Penceramah, tetapi intinya penjelasan dan penggaris bawahi yang harus disiapkan dan dipahami Para Jama'ah. Tetapi salah seorang Takmir menjelaskan, katanya bahwa ada pihak Jama'ah yang tidak setuju Takmir menyampaikan sambuttan di pertemuan pertama, karena dikhawtirkan bisa mengganggu konsentrasi Narasumber, 

Tetapi pada saat itu kami juga sudah menyarankan sebelumnya acara ini dimulai agar Takmir memberikan kata sambutan sebagai temu awal saja, dan yang lebih pnting bisa menanyakan kepada Penceramah  tentang Apa Tema Besar dari cermh, Lalu membutuhkan berapa kali pertemuan untuk menyelesaikan ecara tuntas dalam menyampaikan Tema Besar itu.  

Selainitu perlu kami sampaikan bahwa dalam Pengalaman kami membuat Youtube nampknya Kami dibatasi hanya dibolehkan membuat Youtube dalam durasi 15 (lima belas) menit tetapi lebih aman jika kita stel sehingga berdurasi sekitar 13 (tga belas) menit sehingga ceamah harus memanfaatkan durasi dengan kapasitas tersebut Kami juga sebenarnya  Terimakasih sekali bila seandainya Penceramah Berkenan mengatur durasi penyampaian informasi selama 9 (sembilan) menit lalu memberikan kesempatan sebuh pertanyaan singkat jelas, lalu jawaban  beberapa menit sehingga ecara keseluruhan menghabiskan Waktu durasi sekitar 13 (tiga belas) menitan.  Lalu lanjutn atau pindah Tema untuk Durasi berikutny.  

Itulah sebabnya kami berharap Kepada Takmir untuk menanyakan rencana Tema besar itu sehingga kita memiliki perencanaan yang matang dan bisa memperhitungkan unatuk berpa poertemuan  dan berpoa tema untuk menyelkesaikan secara tuntas Tema Besar itu. Bila seandainya ini memiliki kesempatan untuk diatur dan terjadi saling memahami  antara Takmir dan Pencermah.  Tetapi seandainya ada peserta yang tak menginginkan adanya upaya banyk mengatur Penceramah atau Narasumber, dn sebagai Penghoormatan kepada Narasumber, Kamipun tidak iggin mempermasalahkannya, karena kami meyakini dengan sepenuh hati  bahwa Kesepakatan antara Takmir dan Pihak  yang tak menginginkan Penceramah dibatas batasi sehiongga akan merepotkan penceramah dan bahkan bisa mengganggu dan membatasi kenyamanan Penceramah, kamipun ikut meyakini bahwa itu adalah keputusan yang terbaik yang mampu kita putuskan dan disepakati bersama. 

Semoga Sukses dan diridhoi Allah SWT Aamiin ...

Selasa, 15 Agustus 2023

KETUA TAKMIR BERSYUKUR, TETAPI TAK MAMPU SEMBUNYIKAN RASA KECEWANYA

, 


TERIMA KASI ... TERIMA KASIH  kata Pak Yudi  selaku Ketua Takmir seusai mengikuti Kajian Assalasah. Nama Kjian ini spontn saja, hny karena dilaksanakan pada hri Sesala, sehingga Kajian ini Disebut Saja dengan Nama Assalaasa.  Pak Ketua Talmir menyalami tangan Pencerakah dengan kokohy Sekali sebagai Gambaran Rasa Sukut dan terimna kasih beliau. Pada Pagi ini itu adalah Kajian Yang Kedua Kalinya.  Yang akan memberikan ceramah secara Rutin bergantian Selasa Subuh . Nampak kegembiraan di wajah beliau karena be;iau berp[endapat telah dua kali Pertemuan kit disajikan Matrti yang benar benar mengena. 

Tetapi selain itu ada persaan yang bagi beliau sangtalah mengganjal dihati, yaitu karena yang hadir pada acara yang kedua kalinya, seperti tk mengalami perkembangan bahkan dari segi kehadiran ini beliau merasa cenderung jalan ditempat atau bahkan berindikasi mundur.

Sepertinya beliau ingin semua pihak berfikir keras bagaimana carnya  Para Jama'ah  memanfaatkan masing masingh kekuaran  dan potensi yang masing masing dimiliki, artinya Suami- Isteri - anak bahkan cucu bisa diarahkan ke mesjid  untuk mendengarkan dan meramaikan masjid ini setidaknya pada saat peyelenggaraaan Kajian Mingguan yang diselenggarakan setiap Minggu Sekali itu.   

Beliau meminta kita untuk berkenan mengevaluasi diri dahulu, sejauh mana kita melibatkan diri dalam acar yang akan diselenggarakan seminggu sekali dan dan memanfaatkan atau mengerahkn anggota kelurga masing masing dahulu menggerakkan yang lain, seperti tetangga dan seterusnya. 

Kita sangat memahami kekecewaan Ketua Takmir kita karena program Pengajian atau Pengkajian Keagamaan itu adalah salah satu andalan dalam rangka Pemakmuran Masjid,  dan pemakmuran masjid adalah kegiatan andalam yang harus dilakukan oleh setiap Masjid, karena memang tugas utama Takmir Masjid adalah memakmurkan masjid. Dan untuk menggerakkan program Takmir Masjid itu kita harus menghindarkan, Suami, Isteri, Anak,  Tetangga, Teman, Sahabat dan seterusnya. Maka wjar saja bila Ketua Takmir merasa kecewa bila ada Takmir Masjid nampak berpangku tangan dan bhkan menghindari pertemuan yang seharusnya kita ramaikan.  Karena ukuran keberhasilan kemakmuran itu adalah jumlah mereka yang hadir atau datang.  

Jadikanlah Program Pemakmuran Masjid itu juga  sebagi Prorm Pribadi, minimal apa yang bisa kita lakukan adalah menghadiiri acara yang diselenggarakan itu, kehadirn kita ikut meminum minuman yang disediakan  dan meminum air minum yang disdiakan dengan segala keukhlasan akan menjadi penyebab bagi kita menerima banyak barokahnya. Amnin. 

Wallohu a'lam bishowab.