foto

foto

Minggu, 10 Juli 2022

Jumat, 08 Juli 2022

ADAKAH HATI KITA DALAM KEADAAN SEHAT SEHAT SAJA ?

 TIBBUL QULUB 


DALAM KESEMPATAN seperti ini maka tidak salahnya kita mencoba coba menimbang keadaan kondisi hati kita masing masing apakah masih dalam kondisi sehat sehat saja, hati hati bila hati kita sedang sakit maka biasanya justeru kiota sendiri tak menyadarinya, karena justeru orang lain yang akan merasakan lebih dahulu efek dari hati kita yang sakit ketimbang kita sendiri, karena ketika kita sedang menderita penyakit hati, maka justeru kita sendiri sedang merasakan sehat wal afiat. 

Ibnu Thaimiyah diakui oleh banyak pihak telah berhasil membantu kita, dan masih banyak orang yang menjadikannya acuan, dan sudah tak terbilang lagi banyaknya mahasiswa yang dalam menyusun karya tulis sebagai Tugas Akhirnya gemar mengutip ngutip pemikiran Ibnu Taimiyah ini. Beliau mengatakan bahwa hati, jiwa dan ruh kita itu, tak terlepas dari sedang mengalami beberapa situasi, selengkapnya adalah kondisi Sehat, Sakit, Sakit, Mati, Hidup, Tidur. Hati kita akan menempati salah satu kondisi itu dan mari saja kita identifikasi sendiri, maka agar kita  tak kesulitan untuk kembali memposisikan hati kita agar dalam posisi sehat dan baik baik selalu. maka kita harus jujur kepada diri kita sendiri terlebih dahulu. 

Hati kita akan sehat bila dalam segala hal kita memiliki keyakinan dan ketetapan hati, kita yakin akan kebenarannya dan kita konsekuen atas keyakinan itu. Hati kita akan menjadi sakit bila kita ragu ragu bersikap lalu kita tidak bisa melaksanakan dengan sempurna atau kita laksanakan  sesuai dengan aturan tetapi kita tidak meyalini sepenuh hati atau meragukan, atau setidaknya tidak mengetahui apa yang sebenarnya, maka hati kita pada saat itu sedang sakit. 

Walaupun hati kita sakit akan masih memiliki untuk sembuh dan sehat manakala kita memiliki banyak pengetahuan dan masih mau menambah ilmu pengetahuan, dengan bertambahnya ilmu pengetahuan maka seseorang seperti mendapatkan semangat hidup yang baru lagi. Jagalah hati agar hati kita tidaj tertidur 


Kamis, 07 Juli 2022

TERTAWANYA GUS DUR DENGAN HATI YANG LAPANG.

 

 

DAHULU GUS Dur naik daun kami kami masih dalam status mahasiswa Gus Dur kami kenal sebagai seseorang kocak tetapi cerdas, membaca tulisannya tak cukup sekali harus dilakukan berulang dan ketika kita membaca uang maka kita seolah menemukan gagasan baru itulah sebabnya seolah keharusan  kita mrmbrlokkan wang jajan untuyk membli majalah agar membaca berulang ulang, dan malam Minggupun terpaksa kita lewati saja tampa ada sesuatu yang mengesankan. terpaksa kita menempuh pilihan yang tidak populer demi membela sebuah majalah yang memuat tulisan Gus Dur.   
Ditolaknya pertanggungjawaban Habibie sebagai Presiden Penggantu Soeharto dan Terpilihnya Gus Dur sebagai  memang sangat mengejutkan, tetapi belakangan ternyata sangat menghawatirkan Semula terdengar kabar yang cukup menggelikan Semula Amien Rais yang banyak disebut sebagai Tokoh Revormasi mengusulkan Megawati sebagai Teman Seperjuangan Maju sebagai Presiden, tetapi pada saat itu Megawati Menolak justeru beliau dengan legowo menjagokan Gus Dur, yang juga sebagai teman seperjuangan dalam Perjuangan Revormasi Indonesia, ternyata Gus Dur menerima dorongan Megawati, dan terpilihlah beliau untuk menjadi Presiden walaupun dalam kondisi seperti itu. Belakangan samar samar terdengar kabar bahwa sebenarnya  semula diharapkan ketika Gus Dur diajukan oleh Megawati Gus Dur menolak lalu mengembalikan usulan itu untuk Pak Amin atau Ibu Mega, tetapi nampaknya skenario itu kurang sosialisasi kepada Gus Dur. 

Walaupum kondisi Gus Dur seperti itu sejatinya Gus Dur sangat mampu untuk merespon segala perkembangan dan beliau tak memiliki hambatan yang berarti bila andai saja tak terjadi fitnah dan penghianatan. Itulah sebabnya di mata banyak orang, baik dalam dan luar Negeri Gus Dur itu tak kehilangan kehormatan dari berbagai pihak, itulah  sebabnya walupun baru saja dijatuhkan dari dari Jabatan Keperesidenan masih saja sibuk berkeliling untuk menjadi narasumber diberbagai acara.  

Salah satu kelebihan Gus Dur di Banding mantan  Presiden Indonesia lainnya  ternyata  beliau memiliki daya humor yang tinggi, bagi Gus Dur tak masalah yang tak bisa dihumorkan, barangkali saja dengan rasa humor yang tinggi itu adalah sebagai pertanda bahwa beliau memiliki keluasan hati. Dalam satu kesempatam Gus Dur mengatakan sebenarnya hanya satu orang yang pantas tak memiliki hubungan yang harmonis, yaitu Mantan Presiden Soeharto, tetapi itupun tak terjadi, setidaknya karena keduanya setiap Harti Raya Iedul Fitri selalu berjumpa, dan di saat Pak Harto sudah mengalami kesulitan untuk berkomunikasi justru beliau sendiri yang mengatakan ingin berkomunikasi dengan Gus Dur tetaoi saya tak mampu, katanya. 

Gambar di atas adalah salah satu contoh Humor Gusdur yang ingin berolok olok kepada para Penguasa yang sering tak konsisten dengan para Penguasa, bahwa sebagian besar penguasa kita tak konsisten antara apa yang diucapkan dan tak sejalan dengan apa yang dilakukannya. Ada berbagai kemungkinan seorang pejabat atau tokoh yang terpaksa tidak konsisten dengan ucapannya, bisa jadi dia terhambat oleh tuntutan dari jabatannya, atau memang karena ada kepentingan yang lebih menguntungkan secara duniawi, atau dilakukan sebagai konsekwensi dengan kelomok kelompok yang dipihakinya. 

Semoga di masa masa mendatang siapapun tokoh kita terlebih menduduki jabatan penting agar memiliki kemampuan untuk bersikap konsiten  apataj lagi sudah terlanjur menyandang gelar gelar keagamaan atau khususnya Kemusliman seperti Ulama, Ustadz atau Gus dan semisalnya yang menggambarkan kehormatan yang diembannya. 
 
Sikap yang mendua di hati para pejabat pejabat kita terlebih sebagai tokoh Muslim akan mengakibatkan bukan hanya sekedar menurunnya drajat kemulyaan yang bersangkuta, tetapi justeru dengan mudah bisa dimanfaatkan oleh para pihak yang ingin menghancurkan Islam secara keseluruhan justeru dengan tangan ummat Islam itu sendiri. Yatu antara lain dengan cara mengadu domba antara mereka yang memiliki atu diberikan keperecayaan untuk menduduki jabatan itu untuk berseteru dengan para ulama, Kiyai dan ustad serta lainnya.   Wallohu a'lam bishowab.   




Senin, 04 Juli 2022

KOMPAS DIKEMPESI ROCKY GERUNG

'  

KOMPAS LIMBUNG SEBAGAI PELINDUNG 


SETIDAKNYA waktu mahasiswa dahulu bersama kawan kawan akan senang sekali menjadikan beberapa media massa sebagai ukuran objektivitas sebuah berita, diantara media itu maka sekarang nampoaknya Kompas masih berusaha eksis, tetapi di lain pihak setelah usia pensiun dan menua ini tak lagi ingin lagi rasanya susah susah mencarikan imbangan dalam mencari kebenaran kita kita ini semestinya memang mencari imbangan kebenaran itu adalah mendekat kepada ulama, dengan catatan ulama bersangkutan tak merapat kepada dunia politik dan kekuasaan Karena ulama yang merapat kepada politik dan kekuasaan sejak zaman klasik diketahui akan sulit untuk  berbicara sesuai dengan yang sebenarnya. 

Kali ini Rocky sangat berhati hati karena dia takut salah ucap ... kata Dia Kompas telah ikut mewariskan Ke .... (gak jadi)   ... Memalukan karena apa yang di beritakan oleh Kompas dengan berta yang muncul ulang tetapi dengan judul yang beda tetapi isinya sama. Dulu kita bangga demgam berita berita Kompas katanya, sekarang karena ikut ikutan mengasuh Penguasa akhirnya suka dengan berita yang mengekor, maka beritanya Kompas ini Lebih Pantas disebut berita Kempes, kata Rocky sdinis. 

Marilah kita lebih berhati hati dengan berita minstrim yang sedang menunjukkan ketidaknetralannya. Kita sebagai jama'ah masjid mengharap kepada takmir agar mampu menghadirkan ulama yang konsisten tidak justeru membuat kita  kesasar walaupun, atau walaupun kejujuran itu justeru menghambat untuk mendapatkan keuntungan finansial. Maka akan lebih sulit lagi bagi kita untuk menemukan kebenaran pada saat ini memang bukanlah sesuatu karena justeru ada pihak pihak 

 


 

Selasa, 28 Juni 2022

COFE HOLYWINGS, MUHAMMAD - MARIA DIUNDANG GRATIS NENGGAK BERSAMA

' 
HOTMAN FARIS PEMILIK SAHAM MINTA MAAF 
            INI KESALAHAN TIM KREATIF KATANYA


UMMAT ISLAM HARUS CERDAS


SEPERTI TIDAK pernah kehilangan akal bagaimana caranya agar Islam itu menjadi sasaran kebencian, tetapi kali ini kelicikan semakin nampak, yaitu orang lain yang atau pihak lain yang berbuat tetapi Islam yang nantinya menjadi sasaran untuk dibenci. Cove Holiwing yang punya ulah  melanggar aturan dan perijinan, ditindak Pemerintrah Daerah, tetapi ujung ujungnya nanti akan ada ulama dan ummat  yang akan disalahkan lalu Islam secara keseluruhan akan menjadi sasaran kebencian, Islamophobia akan berkembang bukan tidak mungkin konon ada ribuan karyawan cofe holiwing yang konon beraga Islam juga akan marah dan benci kepada ulama dan ummat Islam, subhanalloh, jangan sampai ini terjadi, sebagai ummat Islam dan sekaligus mayoritas negeri ini memang dituntut cerdas sehingga kita semua mampu merawat Negeri ini. 

Upaya mendesakralisasi  agama  Islam nampaknya semakin masif, dan itu memang tidak mesti menggunakan jalur politik, jalur ekonomi juga menjadi jalur yang menggelitik, dan tak lain adalah dalam rangka memperlemah Pancasila dan Kesatuan/ Persatuan Indonesia, apa yang dilakukan oleh Cofe Holywing mengenundang mereka yang ber5nama Muhammad dan Maria untuk datang  pada wakti yang ditentukan untuk minum sajian gratis berupa minuman keras dalam rangka merayakan hari yang dimuiakan oleh penyelenggara, kabarnya pada malam itu mereka yang bernama Muhammad dan Maria berdatangan untuk minum minuman keras secara geratis. Acara itu menjadi buah bibir terutama dikalangan anak muda, dan penyelenggarapun puas setelah cafe kenamaan itu berhasil  mendatangkan sekumpulan orang yang bernama Muhammad dan Maria. Tentu saja acungan jempol ditujukan kepada Tim Kreatif. berhasil mengumpulkan mereka yangh memiliki nama sama yaitu Muhammad dan Maria. Malampun berlalu. 
Tentu segala sesuatunya telah diperhitungkan oleh Direktur bersama pemilik saham, berkat bimbingan mereka tim kreatif mampu menangkap dan memahami apa yang harus mereka siapkan. dan hasilnya luar biasa mereka telah berhasil mendatangkan sejumlah orang yang menyandang nama Muhmmad dan Maria, atau dalam versi Islamnya yaitu Mariam, seorang wanita suci yang melahirkan Nabi Isa AS. Dan tentu saja orang tua mereka memberikan nama Muhmammad dan Maria teriring sebuah nama yang  sangat dihormati dan pembeian nama itu tentu dengan sejumlah harapan, setidaknya sebagai pengikut atas kemulyaan pemilik nama yang dilekatkan kepada dirinya. 

Peristiwa ini bukanlah sebuah kebetulan belaka, sesuatu yang sejatinya tak terpisah dari setting yang lebih besar yaitu khilangan rasa simpati dan hormat kepada pemilik nama Muhammad,  kehilangan rasa simpati kepada Rasul dan tokoh dalam sejarah Islam utamanya para ulama adalah strategi yang akan doitempau dalam rangka pelemahan Islam, karena berdasarkan sejarah Islam  bahwa adalah terlalui berat untuk menghancurkan Islam dari luar, karena Islam memiliki rasa militasi yang sangat tinggi, jadi adalah meru[akan satu satunya cara adalah menghancurkan Islam dari dalam. salah satu cara untuk menghancurkan Islam adalah memanfaatkan orang orang munafik. Orang munafik adalah orang orang yang secara fisik dan keseharian nampak sebagai Muslim, tetapi Ia memiliki kegemaran atau kesenangan tersendiri ketika mampu menyerang Islam dari dalam. Akan merasakan untuk ketika Islam dirugikan. Dan itu jumlahnya tidakj sedikit.

 
 
Dalam hal ini sudah mulai nampak bahwa ribuan karyawan Cofe Holiwing bisa menjadi dalih dan bahkan bisa berkembang menjadi alat  untuk satu gerakan yang seolah bukan gerakan politik, tetapi dalih ekonomi, walaupun sudah menjadi rahasia umum bahwa ekonomi dan politik adalah dua mata uang pada sebuah coinm sehingga tak terpisahkan. 


Minggu, 26 Juni 2022

APA SIH POLITISASI AGAMA ITU

' 

HAJI GIRING VS ANIES  no, di sini Giring tak ada apa apanya, kecil sekali peluang Giring untuk mengambil keuntungan politis, hatta gelah HAJI ditulus dengan hurup kapital. ada pertarungan besar yaitu mengeluarkan Islam dari percaturan Politik di Indonrsia, lalu siapa yang akan ambil keuntungan, tak ada yang tahu mereka hanya bilang Oligarki. Siaspa tak ada yang kenal. Pinjam istilah Cak Nun mereka itu tak pernah muncul di media, tak ada pula foto dan apatah lagi  identitasnya. Tetapi mereka sangat berkuasa, buktinya apa yang mereka mau benbar yerjadi, dan apa yang mereka tak mau maka tak akan terjadi. Sudah beberapa kali mereka hampir meraih kemenangan, mereka gagal karena Allah belum mengijinkannya, karena masih ada orang orang yang bangun tengah malam menangis dan mendoakan kita mereka samnggup sujud berlama di hadapan Allah di kegelapan malam yang dingin menembus kulit. 

NARASI berkembang adalah bahwa mereka tidak ada niat dan memang tidak meyakini bahwa Islam itui buruk, bahkan beberapa ilmuan kenamaan yang belakangan sangat yakin nanti pada siatu saat Islam akan kembali menguasai dunia, setelah dahulu Islam berhasil mengalahkan Dua Negara Super Power. Lalu Islam kembali bisa dilemahkan, tetapi dengan lambat tetapi pasti kata sejumlah pengamat kenamaan di Barat meyakini suatu saat Islam kembali berkuasa, ini pula yang ingin dibantah para oligarki, mereka yakin untuk menguasai Islam di dunia, maka harus menguasai Indonesia sebagai Islam terpadat, tetapi untuk menguasai Indonesia maka Islam di Indonesia harus dijuasai sepenuhnya. Demikian Kesimpulan setidaknya pernah saya dapatkan dari sajian seorang narasumber yang dahulu saya terima dari seorang dosen dahulu pada saat saya masih duduk dibangku kuliah pada saat itu Indonesia sedang dikuasai Golkar. 

Tak banyak yang disampaiukan oleh narsumber pada saat itu, dan memang kami selaku mahasiswapun belum lagi mengenal oligarki karena pada saat itu yang menjadi buah bibir adalah Alibaba. Kita diknal sebagai pengusaha sukses di permukaan, tetapi sesungguhnya dibelakang ada poemilik modal  di mana sang Direktur harus patuh kepada si pemilik modal yang bermain. Smula Sang direktur bisa tampil gagah. tetapi belakangan ternyata Si Pemilk Modal bisa bermesraan dengan Pejabat yang menentukan di belakang layar, tetapi belakangan terbongkar ternyata di belakang pemilik modal itu ternyata ada bukan semua dana miliknya. Lalu cepat sekali istilah konglomerat dipahami masyarakat. Artinya dibelakang ada kumpulan sejum;ah orang pemilik modal. Itu info yang disampaikan, tetapi ternyata kita harus yakin bahwa justeru yang sebenarnya adalah sesuatu yang tak pernah disebut sebur. 

SEORANG PENGANUT AGAMA ISLAM  yang kebetulan memiliki sedikit pemahaman tentang ilmu agama Islam , dan aktif dikegiatan kemasyarakatan umunya sudah berupaya mengait ngaitkan aktivitasnya dengan kaidah kaidah keagamaan, yang bersangkutan tak ingin Ia memiliki aktivitas justeru bertentangan dengan kaidah keagamaan. Sebagai seorang poedagang kecil kecilan umapamanya sangat ingin sekali menmgetahui berbagai persamaan setelah mendengar ketrerangan dari para ustadz bahwa Rasulullah SAW juga seorang pedagang yang sukses. 

Sebenarnya apapun nanti profesi yang akan dipilih oleh pura putri kita di lingkungan jama.ah masjid aljihad ini adalah merupakan tugas kita sebagai orang tua untuk memperkjenalkan pura putri kita dengan agama. Mungkin kita umumnya pada saat sekarang sebagai generasi yang tidalk muda lagi, dahulu kita memeiliki ketergantungan kepada Guru Mengaji kita baik di Masjid ataupun di rumah, ini sepenuhnya kita serahkan kepada guru atau ustadnya, tetapi di lain pihak mereka selaku orang tua kita sangat yakin dan percaya akan kebenarannya dan para ustadz atau guru mengaji  kita berikan kewenangan penuh bahkan bila perlu orang tua kita akan menambahkan hukuman kepada kita manakala kita mendapatkan informasi bahwa kita mendapatkah hubuman karena kesalahan yang kita lakukan. 

Sekarang ini disebut zaman modern maka sudah banyak guru yang  dlaporkan kepada yang berwajib karena telah memberikan hukuman bagi anak didiknya  dan tak sedikit guru dan bahkan mungkin  diantaranya terselip  juga ustad yang telah mendapatkan vonis dari yang berwajib  atas aduan orang tua dari anak didiknya, dengan dalih perbuatan tak menyenangkan. Dan dalam waktu bersamaan akan sulit bagi guru atau ustad untuk memilih hukuman yang menyenangkan bagi para murid muridnya.  Kita berharap seiring perjalanan waktu nantinya kita akan memiliki Undang Undang Pendidikan yang lebih baik dan demikian juga dengan Undang Undang Hukum Kriminal juga lebih baik, sehingga pendidikan kita bisa menghantar anak anak kita kederajat kualitas manusia yang tinggi, di tengah kemajuan dunia. 

Segalanya akan membutuhkan proses   dan sejak diawal proses pendidikan bagi Islam maka mengenal ajaran agama bagi putra putri kita adalah sebuah keniscayaan. Padahal tak dapat dihindari akan  adanya pergesekan antara kepantingan pendidikan anak sebagai calon generasi penerima tongkat estapeta Bangsa dengan kepentingan politik dan kekuasaan yang samgat dipengaruhi ekonomi  dengan agama dan nilai nilai budaya serta kearifan lokal sebagai kekayaan warisan nenek moyang.    Padahal sudah menjadi keyakinan ummat beragama diantara aspek aspek yang saling bergesekan itu maka agama adalah merupan jalan menuju keselamatan dunia dan akherat. 

Sayang sekali sepertiny ada persoalan yang cukup mengganjal antara Agama dengan ekonomi dan kekuasaan, sehingga ekonomi dan kekuasaan akhir akhir ini secara  terang terangan eknomi dan kekuasaan dengan berselimut politik semakin gencar dan secara terang terangan melakukan penyerangan kepada agama, walaupun dengan keterampiulan narasinya mereka tak perlu menampakkan diri dan keluar dari dari selimut politik mengcovernya. 
Sebagian besar ummat Islam sebenarnya tidak menyadari bahwa UUD 1945 telah mengalami perubahan besar dan bahkan semakin lama semakin dirasakan bahwa perubahan itu bukan hanya sekedar signivikan, lama lama menyadarkan kita bahwa perubahan itu juga diametral. Ketidak sadaran itulah nampaknya antara lain mengapa para penguasa banyak meniupkan pluit pelanggaran kepada para tokoh Islam. 

Sementara  aktivis politisi Islam (muslim) dengan segala keterbatasan kemampuannya mereka lebih banyak disibukkan untuk mempertahan eksistensi belaka, mereka sibuk dengan upaya sungguh sungguh untuk mempertahankan kebradaannya. Hingga pada saat itu Partai Politik yang secara hstoris memiliki hubungan dengan Islam perprosok menjadi partai partai Gurem yang keberadaanya nyaris hanya sebagai pelengkap saja, dan meminjam istilah peperangan mereka kalah dalam persenjataan dan juga kalah dalam jumlah anggota pendukung, dan otomatis mereka juga kalah dalm logistik dan strategi lainnya. Untuk sementara artinya kita jangan terlalu berharap banyak kepada mereka, walaupun kita tak boleh merasa putus harapan.  

Sabtu, 25 Juni 2022

KITA HARUS SALING MENGHARGAI




KATA Dr. MUSLIMIN, dahulu beliau jama'ah tetap Masjid Aljihad dan rumahnya hanya puluhan meter saja jaraknya dari masjid, tetapi kini beliau berpindah alamat di sebidang tanah  beliau ingin sekali membangun sebuah Pesantren di dekat Masjid yang kini sedang memasukli tahap pembangunan di suatu alamatyang tak jauh dari Masjid Aljihad, pada malam tadi beliau untuk ketiga kalinya mengisi kajian yang diselenggarakan di Masjid Aljihad, dan beliau bersedia mengisi kajian tersebut tentu dengan latar belakang disiplin ilmu Perkembangan Pemikiran Islam, dan beliau setahun lalu sudah menyelesaikan pendidikan S3 di UIN Bandung. Tadi malam  ditengan materi kajian yang beliau sampaikan beliau mengatakan bahwa Pendidikan Islam itu memang luar biasa.dan nyaris tak ada yang serupa. 

Bisa jadi memng pendidikan Islam itu dibangun dengan dasar hapalan, ya ... memang mengerti itu dalam proses pengertian selalu akan terjadi dalam sebuah proses pemikiran pendidikan, tetapi sejak dahulku Islam itu mengharuskan para murid atau santrinya harus hapal. Ya ... sejak zaman Rasul dahulu sejumah sahabat pengikut Rasul dibebani untuk menghapal apa apa yang disampaikan oleh Rasul sebagai wahyu dari Allah via Malaikat, setelah Rasul menerima Wahyu, Rasul hapaldengan wahyu yang telah diterimanya, lalu dibacakan wahyu itu  dihadapan para sahabat dan sejumlah sahabat berhasil menghapalnya,. Para sahabat itu memiliki kebiasaan meminta disimak hapalannyam maka terkenallah dengan segala kemasyhurannya bagi mereka yang memiliki hapalan yang sempurna. Dengan hapal itulah Al Quran sampai ke kita. 

Mereka yang memiliki hapalan yang baik dan diakui kesempurnaannya oleh para penghapal lainnya, lalu mengangkat anak anak didik guna menhapal dan menyimpan al Quran juga dalam  hapalannya. Pada zaman sahabat terjadilkah sebuah peperangan dan banyakj sekali para penghapal al Qurabn yabg gugur dalam mempertahankan Islam, pada saat itu terjadilah kekhawatiran akan semakin berkurangnya jumlah penghapal, maka pada saat itulah munculnya gagasan unuk menuliskan Al Quran. Dan akhirnya Alquran bisa dengan mudah menyeberabgi lautan, mendaki gunung dan menuruni lurah sehingga al Quran akhirnya sampai juga di kita semua.